Kemenkumham Sultra Salurkan Bantuan Korban Abrasi Pantai di Batugong

0
134

Konawe, NAWACITA  Banjir yang melanda Kabupaten Konawe selama sepekan ini berdampak pula pada daerah pesisir. Pasalnya Desa Muara Sampara Kecamatan Kapoiala Kabupaten Konawe (daerah wisata Batugong) yang merupakan muara sungai Konawe mengalami abrasi akibat kikisan aliran sungai yang deras kiriman dari banjir Konawe. Sedikitnya ada 10 rumah harus mengungsi akibat hal itu.

Melihat kondisi ini, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisiatif untuk memberikan bantuan. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil), Sofyan, S.Sos., SH., MH yang diwakili oleh Kepala Divisi Administrasi (Kadivmin) Sismolo, S.Sos., MM., M.Si bersama Kepala Bagian Program dan Hubungan Masyarakat Ruslan, SH mengantar langsung bantuan tersebut, Senin (17/6) lalu. Untuk sampai ke lokasi bencana, harus melewati muara dengan arus deras menggunakan rakit tradisional buatan masyarakat sekitar.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kepala Desa Muara Sampara bersama korban bencana alam. Dihadapan korban abrasi, Sismolo menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Kantor Wilayah yang tidak sempat hadir langsung dilokasi bencana. “Saya sampaikan permohonan maaf Kakanwil tidak sempat hadir langsung disini,” ungkapnya.

Dia berharap batuan tersebut mampu meringankan penderitaan masyarakat korban bencana abrasi pantai. “Jangan dilihat jumlahnya, tetapi ini bentuk kepedulian Kemenkumham Sultra terhadap masyarakat. Semoga bisa sedikit meringankan penderitaan teman-teman,” lanjutnya.

Sismolo juga berpesan kepada korban abrasi tersebut agar tetap tabah menghadapi ujian yang menimpa mereka. Perasaan bahagia bercampur sedih terlihat jelas dimata para korban bencana ini. Bahagia karena mendapatkan bantuan tetapi sedih dengan bencana yang menghanyutkan rumah mereka. “Terimakasih pak atas bantuannya, semoga dibalas amal oleh Allah,” ungkap salah seorang warga.

Adapun bantuan yang diberikan kepada 10 keluarga korban abrasi pantai adalah berupa semen, kalsi board dan juga paku kalsi board.