ZAEROJI : PENYUSUNAN RKA-K/L JANGAN HANYA COPY PASTE

0
304

Tanjungpinang, NAWACITA – (13/06/19) Acara Pembukaan Penelitian Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2020 dan Sosialisasi Aplikasi Krisna di Lingkungan Kanwil Kementerian Hukum Dan HAM Kepri dibuka langsung oleh Kakanwil Kemenkumham Kepri Zaeroji.

Acara yang diselenggarakan di ballroom hotel Comforta dari tanggal 12-14 juni ini dihadiri oleh Pimpinan Tinggi Pratama, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keimigrasian dan Pemasyarakatan di Lingkungan Kanwil Kepri serta diikuti oleh 29 orang peserta yang merupakan operator RKA-K/L, penyusun rencana kerja dan anggaran, bendahara pengeluaran, pengelola keuangan yang berasal dari satker dan Kantor wilayah.

Dalam sambutannya pada kegiatan ini Kakanwil meminta para peserta untuk dapat mengikuti keseluruhan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh , “ saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh karena RKa-K/L yang saudara buat yang meliputi kesesuaian RKA-K/L dengan pagu indikatif,verifikasi data dukung, dan kelengkapan data dukung akan langsung ditelaah oleh koordinator Kantor Wilayah yang dibagi kedalam 3 kelompok yaitu Kantor Wilayah, Divisi Pemasyarakatan beserta UPTnya dan Divisi Keimigrasian beserta UPTnya yang adapun hasil dari pembahasan pagu indikatif tersebut akan menjadi bahan masukan bagi Kementerian Hukum dan HAM RI dalam menentukan alokasi pagu anggaran “,ujarnya.

Secara umum diharapkan dari Penelitian Pagu Indikatif ini dapat memantapkan perencanaan penyusunan program dan rencana kerja serta sinkronisasi dan harmonisasi penyusunan anggaran pada jajaran Kanwil Kemenkumham Kepri serta menghasilkan output yang berbasis pada nilai-nilai kinerja yang PASTI, lanjutnya menutup sambutan pada kegiatan tersebut.

Setelah acara pembukaan selesai, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber yaitu Aditya Rachman S.,SH,M.Si dan Surya Irawan tim teknis dari Biro Perencanaan Kemenkumham RI. Penyampaian materi dari narasumber berkaitan dengan Sosialisasi Aplikasi Krisna yang merupakan kolaborasi dari Bappenas terkait perencanaannya, Kemenkeu terkait anggarannya, dan Menpan-RB terkait informasi kinerja.

Krisna diinisiasi pada tahun 2016 oleh Bappenas yang bekerjasama dengan pihak luar, Australia. Aplikasi Krisna sendiri digunakan dalam proses penyusunan Rencana Kerja Kementerian/Lembaga yang selanjutnya akan menjadi referensi bagi RKA-K/L. Aplikasi ini bersifat real-time, berbasis web, online, serta dapat diakses melalui perangkat elektronik (PC, laptop, tablet, dan smartphone) yang terhubung dengan fasilitas internet.

Penjelasan Aplikasi Krisna oleh narasumber tidak hanya melalui teori saja namun peserta dapat langsung mencoba mengisi Rencana Kerja masing-masing satker pada aplikasi tersebut.

Setelah pemaparan materi selesai selanjutnya di difokuskan pada pemeriksaan RKA-K/L dari masing-masing satker serta pemeriksaan kelengkapan data-data diantaranya adalah matrik penyusunan pagu indikatif Satker, matrik usulan penambahan pagu, Adk RKA-K/L untuk belanja pegawai dan operasional, rincian kertas kerja satker, laporan tahunan inventaris dan ADK GPP terakhir.