Arahan Kakanwil Kemenkumham Sulawesi Utara Terkait Surat Edaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan

13
167

Sulut, NAWACITA – Menindaklanjuti Surat Edaran dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Utara mengadakan pertemuan dengan seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan.

Membuka kegiatan ini Kepala DIvisi Pemasyarakatan, Bapak Edy Hardoyo meminta tiap-tiap UPT benar-benar menjalankan Tata Nilai Sulut Pasti Hebat, yang mana salah satu poinnya adalah Humanis, dimana seluruh petugas diharapkan dapat mengahadapi Warga Binaan dengan pendekatan yang lebih manusiawi, supaya kasus yang di Siak tidak terjadi di Sulawesi Utara.

Pada Kesempatan itu juga Kepala Divisi Pemasyarakatan meminta agar setiap UPT dapat menyampaikan setiap informasi sekecil apapun itu.

Melanjutkan penyampaian Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Utara, Bapak Efendy B. Peranginangin menghimbau agar seluruh UPT dapat memberikan pelayanan terbaik terhadap para Warga Binaan.

Sebenarnya tugas kita cukup mengamankan kebijakan atasan, atasan menyampaikan A yaudah A saja jangan kebijakan atasan dibijaksanankan lagi” tegas Efendy.

Jangan Rasialis, perlakukan seluruhnya sama rata, jangan ada diskriminasi , jalur informasi harus cepat serta kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengangkat nama segera publikasikan” ungkap Efendy melanjutkan arahannya.

Selanjutnya Bapak Otong Gunarso, selaku Pembimbing Kemasyarakatan Madya menambahkan bahwa jika dicermati isi dari Surat Edaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan adalah menuntut adanya perubahan perilaku.

Maka dari itu sudah saatnya bagi kita untuk melakukan perubahan perilaku menuju yang lebih baik dan lebih baik lagi” himbau beliau.

Diakhir arahannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Utara mengingatkan agar penyerapan di tiap-tiap UPT jika bisa dilakukan segera jangan ditunda-tunda, namun bukan hanya soal mengabiskan anggaran saja tapi harus ada outcome yang dicapai.

Jika teman-teman ada keperluan maka cepat lakukan jangan ditunda-tunda yang penting dapat dipertanggung jawabkan” pungkas beliau.

Comments are closed.