219 Warga Binaan Lapas kelas II B Tasikmalaya Dapat Remisi

0
151

Tasikmalaya, NAWACITA – Pada hari raya Idul Fitri 1440 Hijriyah tahun 2019 ini, sebanyak 219 warga binaan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tasikmalaya, Jawa Barat, mendapatkan remisi.

Kepala Seksi Pembinaan Lapas Kelas II B Tasikmalaya, Yudo Adiyuwono menyebutkan, dari 219 penerima revisi, sebanyak 113 orang mendapatkan remisi 15 hari, 95 orang mendapat remisi satu bulan, tujuh orang dapat remisi satu bulan 15 hari, dan seorang warga binaan mendapat remisi dua bulan.

“Tiga warga binaan lainnya langsung bebas. Mereka masing- masing mendapatkan remisi umum satu bulan untuk dua warga binaan, satu lainnya mendapat 15 hari remisi,” kata Yudo kepada Radio Republik Indonesia RRI, Rabu (5/6/2019)

Yudo melanjutkan, jumlah warga binaan yang mendapat remisi tahun ini jauh lebih banyak dibanding tahun lalu.

“Saat ini warga binaan di Lapas kelas II B lebih banyak dari tahun lalu. Mayoritas penghuni adalah napi kasus narkoba,” ujarnya.

Sementara itu lanjut Yudo, pemberian remisi merupakan kebijakan rutin yang diberikan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) setiap perayaan hari besar. Selain hari Lebaran, pemberian remisi juga biasa dilakukan pada perayaan Hari Kemerdekaan dan Hari Raya Idul Adha.

“Yang berhak mendapatkan remisi harus yang sudah menjalani pidana sekurangnya enam bulan. Remisi tidak bisa diberikan kepada mereka yang masih berstatus sebagai tahanan,” jelasnya

Yudo juga menambahkan, penerima remisi secara administasi harus ada petikan putusan dan vonis serta tidak melakukan pelanggaran selama di dalam Lapas.

“Setelah remisi diberikan, saat ini masih ada 364 warga binaan yang masih menjalani kurungan di Lapas Kelas II B,” pungkasnya.