Di Rutan Cipinang, Ada Juga Tahanan Gila

0
51

Jakarta,NAWACITA-Tak hanya menghadapi risiko kehilangan nyawa , petugas Rutan Cipinang juga banyak mengalami hambatan saat menjalankan tugasnya. Salah satunya adalah risiko tertular penyakit. Selain itu,penanganan terhadap penghuni rutan juga sering menghadapi tantangan yang tidak ringan. Misalnya dari para pecandu putaw, yang sering gonta ganti jarum suntik seenaknya. Oleh petugas rutan,mereka biasanya dipisahkan tempatnya.

Namun salah satu yang menarik adalah,penghuni rutan juga ada yang mengalami gangguan jiwa. Menurut Oga,penghuni rutan seperti ini sering bermasalah karena mereka kerap menyakiti diri. Mau diborgol ngamuk. Teman sendiri yang sedang tidur dipukuli. Oga sering menghadapi dilema.

“Mau dioper ke rumah sakit jiwa nggak bisa karena dia juga titipan. Jadi kalau kami bisa selamat saja sudah untung. Ke depannya kami memang harus ada penambahan personil.  Mesin X ray yang sudah rusak juga perlu diservis. Biayanya memang besar, 400 juta. Tapi kalau itu ada, ponsel  dan barang-barang kecil seperti narkoba bisa kita cegah masuk,”cerita Oga.

Oga juga menyoroti jumlah tahanan narkoba yang mencapai 2400 orang dari 4600 orang. Menurut Oga para pengguna narkoba itu tidak perlu dititip di rutan.  Setelah ditangkap dan diproses hukum ya direhabilitasi.”Kita ingin kapasitas rutan tidak terlalu overload. Itu mungkin salah satu solusinya,”pungkas Oga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here