Jakarta, NAWACITA-Jelang lebaran, pengunjung Rutan Cipinang, Jakarta Timur bisa tembus hingga 20 ribu orang. Prediksi ini disampaikan Oga  Darmawan, Kepala Rutan Cipinang, saat ditemui NAWACITA pekan lalu. Menurut Oga, Rutan Cipinang memang tidak bisa menolak titipan tahanan. Hal ini berbeda dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

“Penghuni rutan pada prinsipnya belum bersalah. Mereka masih masih harus menjalani proses sidang. Kalau lapas sudah punya kekuatan hukum tetap. Jadi tahanan wajib mengikuti kegiatan kita. Sementara yang dirutan tidak wajib. Mereka masih titipan,”kata Oga.

Menurut Oga, di rutan yang dipimpinnya menampung para pelanggar hukum dari empat  wilayah hukum yaitu Jakarta Timur,Jakarta Selatan,Jakarta Utara dan  Kepulauan Seribu.  Titipan itu berasal dari 4 kejaksaan,4 polres,dan  4 pengadilan serta puluhan polsek.

Kondisi semakin rumit, karena tahanan titipan biasanya masih ‘liar’. Apalagi dengan latar belakang psikologis yang baru masuk penjara, otomatis ada yang  memberontak dan lain-lain. Kerumitan semakin meruncing, sebelum dan setelah lebaran tiba.

“Kalau dari 4000 lebih penghuni rutan yang besuk satu orang lima keluarga saja,sudah lebih 20 ribu yang datang. Sedangkan jumlah regu keamanan kami sedikit.  Saya juga sudah bilang ke anggota tidak ada cuti bersama.Juga tidak ada insentif jaga dihari lebaran.Kawan-kawan juga tidak bisa pulang kampung dengan kondisi yang minim sekali,”kata Oga, pasrah.

Baca juga :  Polresta Banjarmasin Gelar Razia PSK

Comments are closed.