Calo Dilingkungan Imigrasi Kelas 1 Bandung Jabar Ditangkap Saber Pungli

11
186

Bandung, NAWACITA – Tim Satgas Saber Pungli Jabar menyita uang jutaan rupiah dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap calo paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Bandung Gedung Binacitra Lantai 3 Jalan Soekarno-Hatta.

Operasi Tangkap Tangan (OTT) itu dilakukan setelah Satgas Saber Pungli menerima laporan masyarakat pada 30 April terkait dugaan pungli pengurusan paspor. Kemudian surat perintah tugas nomor: SP.Gas/66/IV/2019/Satgas Saber tanggal 30 April dan surat perintah tugas nomor: SP.Gas/71/V/2019/Satgas Saber pada 6 Mei 2019.

Selain calo tersebut, ikut juga dilakukan pemeriksaan terhadap pegawai Imigrasi kelas 1 Bandung bernama R atau Ita (55), staf pengambilan paspor.

“Bahwa proses pembuatan paspor ada standar operasional yang dilanggar, yakni masuknya persyaratan dan uang melalui jalan pintas. Adapun modus operandi, keduanya mematok tarif harga pembuatan paspor yang tidak sesuai dengan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yakni Rp. 500.000 per paspor,” kata Kepala Tim Tindak Unit II Saber Pungli Jabar, AKBP Basman, Jumat (10/5/2019).

Seharusnya, ujar dia, tarif pembuatan paspor sesuai aturan Rp. 350.000 per paspor. Adapun akumulasi keuntungan yang diraup Irgi sebesar Rp. 700.000 yang berasal dari pemohon berinisial R.

“Akumulasi keuntungan yang didapat Ita sebesar Rp. 4,95 juta yang bersumber dari Irgi yang menguruskan empat paspor masing-masing seharga Rp. 505.000 dan dari saudari Eneng Rp. 1,2 juta. Keuntungan dari empat paspor masing-masing Rp. 300.000. Lalu dari pemberian para pemohon yang ingin cepat proses pengambilan Rp. 3,55 juta,” ungkap Basman.

“Pelaku diduga melanggar Pasal 12 huruf b Undang-Undang Pemberantasan Tipikor,” tutur Basman.

Comments are closed.