Jadi Tersangka, Eggi Sudjana Terjerat Pernyataan People Power

14
1130

Jakarta, NAWACITA– Anggota kuasa hukum tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Eggi Sudjana ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya.

Penetapan tersangka ini terkait dugaan makar akibat dari pernyataan pernyataan ‘people power‘, dalam menanggapi hasil pemilu 2019.

“Statusnya sebagai tersangka. Memang sudah ada penetapan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada awak media, Kamis (9/5).

Diterangkan Argo, Eggi sebelumnya pada Rabu (8/5) kemarin telah dipangil penyidik untuk dilakukan gelar perkara.

“Statusnya dinaikkan setelah dilakukan penyidikan dan gelar perkara,” ujarnya.

Dalam hal perkara ini, Eggi dijerat dengan Pasal 107 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP jo Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.

Perkara yang menjerat Eggi Sudjana atas laporan dari caleg PDIP S Dewi Ambarawati alas Dewi Tanjung ke Polda Metro Jaya atas tuduhan makar. Dewi melaporkan Eggi berkaitan dengan beredarnya video di mana Eggi menyerukan people power dalam sebuah orasi.

Atas pernyataan itu, Eggi juga dilaporkan oleh Supriyanto, yang mengaku sebagai relawan dari Jokowi-Ma’ruf Center (Pro Jomac), ke Bareskrim Polri pada Jumat (19/4). Laporan Supriyanto teregister dengan nomor LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan.

Sebelumnya, Eggi Sudjana dilaporkan oleh caleg PDIP S Dewi Ambarawati alas Dewi Tanjung ke Polda Metro Jaya atas tuduhan makar. Dewi melaporkan Eggi berkaitan dengan beredarnya video di mana Eggi menyerukan people power dalam sebuah orasi.

Atas pernyataan itu, Eggi juga dilaporkan oleh Supriyanto, yang mengaku sebagai relawan dari Jokowi-Ma’ruf Center (Pro Jomac), ke Bareskrim Polri pada Jumat (19/4). Laporan Supriyanto teregister dengan nomor LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan.

 

(Red: Bee, sumber dtk)

Comments are closed.