Kantor Kemenag Gresik Digeledah KPK

54
215

Jakarta NAWACITA – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Jawa Timur digeledah KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Rabu (20/3).

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengungkapkan, KPK menggeledah Kantor Kemenag Gresik terkait kasus dugaan suap dengan tersangka anggota DPR sekaligus eks Ketum PPP Romahurmuziy (Rommy).

“Sejak pagi ini, 20 Maret 2019, penyidik berada di Gresik untuk melakukan penggeledahan di 1 lokasi, yaitu kantor kementerian Agama Gresik,” kata Febri kepada wartawan, Rabu (20/3)
.
Febri mengatakan KPK menyita sejumlah dokumen terkait seleksi dan pengisian jabatan dari lokasi itu. Penggeledahan masih berlangsung.

“Dari lokasi tersebut diamankan sejumlah dokumen terkait seleksi dan pengisian jabatan,” sambungnya.

Kepala Bidang (Kabid) Tata Usaha (TU) Kantor Kemenag Gresik Munir, menyampaikan, aktivitas Kementerian Agama Gresik tetap berjalan normal, meskipun pimpinannya, Kepala Kantor Kemenag Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi kini diamankan KPK setelah terjaring OTT pada Jum’at (15/3) lalu bersaman dengan Ketum PPP Rohamurmzy (Rommy).

“Pelayanan tidak terganggu karena semua sudah punya tugas masing-masing, sementara ini tugas kepala saya yang meng-handle,” ungkap Munir, Rabu (20/3).

Munir menjelaskan, setelah atasannya ditetapkan tersangka oleh KPK, ia ditunjuk oleh Kanwil Kemenag Jawa Timur untuk sementara menggantikan tugas fungsional kepala Kemenag.

“Jadi saya ditunjuk menjadi pelaksana harian untuk sementara sejak beliau (Muafaq) ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK,” katanya.

Kepada awak media Munir mengaku tidak tahu-menahu terkait kasus dugaan suap yang melibatkan atasannya.

“Saya sendiri kurang tahu. Ini kewenangan KPK, dengan hasilnya pasti akan diumumkan. Tadi juga sempat ditanya (oleh petugas) dan disuruh memanggil bendahara untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu,” kata Munir.

Tim penyidik dari KPK sendiri sudah menggeledah ruang kerja Muafaq di Kankemenag Gresik hari ini. Sekitar pukul 12.30 WIB, penyidik keluar dari ruang kerja Muafaq sambil membawa dua koper.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam kasus ini, ada 3 orang yang ditetapkan KPK sebagai tersangka. Mereka ialah Rommy sebagai tersangka penerima serta Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin sebagai tersangka pemberi.

Rommy diduga menerima duit suap Rp 300 juta dari Muafaq dan Haris. Duit itu diduga diberikan keduanya agar Rommy membantu proses seleksi mereka untuk jabatan yang saat ini diduduki.

KPK sebelumnya juga telah menggeledah Kanwil Kemenag Jawa Timur pada Selasa (19/3). Dari Kanwil Kemenag Jatim, KPK menyita sejumlah dokumen yang diduga terkait perkara.

Comments are closed.