Politisi PDI P Nico Siahaan Diperiksa KPK Dalam Kasus Gratifikasi

0
174
Anggota DPR-RI fraksi PDI Perjuangan, Nico Siahaan(Foto: Fitra Andrianto/kumparan)

 

Jakarta, NAWACITA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengembangan kasus penerimaan gratifikasi dengan tersangka Bupati Cirebon nonaktif Sunjaya Purwadisastra yang diduga melibatkan anggota DPR RI.

KPK  memanggil Junico Bisuk Partahi Siahaan atau biasa dikenal Nico Siahaan sebagai saksi dalam perkara dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Cirebon.

“Yang bersangkutan kita periksa sebagai saksi untuk tersangka SUN (Sunjaya Purwadisastra),” ujar juru bicara KPK Febri Diansyah saat dihubungi, Jumat (30/11).

Pemanggilan terhadap Nico merupakan langkah untuk medalami peran politisi asal PDI Perjuangan yang diduga terlibat kasus ini.

Dalam perkara ini, Sunjaya sebagai bupati Cirebong diduga menerima pemberian lainnya secara tunai dari pejabat-pelabat di lingkungan Pemkab Cirebon sebesar Rp125 juta melalui ajudan dan sekretaris pribadi bupati.

Modus yang diduga digunakan adalah pemberian setoran kepada bupati setelah pejabat terkait dilantik. Nilai setoran terkait mutasi ini diduga telah diatur mulai dari jabatan lurah, camat hingga eselon III.

Selain pemberian tunai terkait mutasi jabatan, diduga Sunjaya juga menerima “fee” total senilai Rp6,425 miliar yang tersimpan dalam rekening atas nama orang lain yang berada dalam penguasaan bupati yang digunakan sebagai rekening penampungan terkait proyek-proyek di lingkungan Pemkab Cirebon Tahun Anggaran 2018.

 

 

(Red: Restu, sumber KP/ANT)