Hercules dan Anak Buahnya Kembali Ditahan Kepolisian

11
543
Komisaris Besar Polisi Hengki Hariyadi

 

Jakarta, NAWACITA– Tokoh pemuda Hercules Rosario Marshal ditangkap Polres Metro Jakarta Barat di rumah pribadinya terkait dugaan premanisme yang terjadi di Kalideres, Jakarta Barat.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Polres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Polisi Hengki Hariyadi yang menyebut penangkapan ini sebagai bentuk respon naiknya kasus premanisme di wilayah itu.

“Intensitas kegiatan premanisme naik dan melakukan penangkapan beberapa waktu. Ini bentuk respon atas keresahan masyarakat, sehingga beberapa kelompok telah diamankan termasuk Hercules ini,” ucap Kombes Hengki di Jakarta, Rabu (21/11).

Ia menerangkan bahwa Hercules sudah berulangkali melakukan aksi premanisme. Apalagi beberapa tahun lalu, Hercules pernah ditangkap dengan kasus yang sama. Jeratan hukum yang  dikenakan akan berbeda karena dia merupakan residivis sejumlah kasus premanisme

Kombes Hengki melanjutkan, penangkapan terhadap Hercules beserta anak buahnya atas tindakan premanisme pada dua lahan yang menjadi dikuasai kelompoknya yakni lahan seluas dua hektar milik PT Nila Alam, serts preman yang menduduki tiga hektar lahan milik PT Tamara Green Garden akan memberikan efek deteren.

“Tekad kami ‘zero premanisme’ khususnya di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat. Masyarakat melapor kami akan datang. Hendaknya tegakkan keadilan meskipuin langit akan runtuh,” ujar dia.

Hercules ditangkap di rumah pribadinya di Kompleks Kebon Jeruk Indah Blok E 12 A Kembangan Jakarta Barat.

Saat tiba di Polrss Metro Jakarta Barat sekitar pukul 15.51 WIB, Hercules langsung digiring menuju ruang Satreskrim Unit Tanah dan Bangunan (Tahbang).

Komisaris Besar Polisi Hengki Hariyadi menambahkan ini Hercules sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeroyokan dan penguasaan lahan.

“Sudah langsung kami tetapkan sebagai tersangka kasus Pasal 170 dan 335 KUHP,” kata Edy.

Tindak pidana yang dilakukan Hercules terkait dengan penangkapan 23 preman yang menguasai lahan bersertifikat dan melakukan intimidasi terhadap pemilik lahan di Kalideres Jakarta Barat pada Selasa (6/11).

 

 

(Red; Restu, sumber Ant)

Comments are closed.