Dianggap Hina Nias, HIMNI Sumut Minta Kapolrestabes Medan Klarifikasi Pernyataanya

1
1903
Turunan Gulo Ketua DPD Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (Himni) Sumut

Sumut, NAWACITA– Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Sumut meminta pernyataan Kapolrestabes Medan Dadang Hartanto di media massa terkait daerah Nias merupakan daerah buangan untuk aparat polisi yang tidak beres agar segera diklarifikasi.

“Kami meminta penyataan Kapolrestabes Medan Dadang Hartanto segera diklarifikasi, kata Turunan Gulo Ketua DPD Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Sumut kepada Nawacitapost.com, Selasa, (21/8).

Bila benar Kombes Dadang menyatakan hal seperti itu, maka ini sebuah penghinaan bagi warga Nias. Persepsi buruk telah dibangun oleh aparat yang menjadikan Nias sebagai tempat pembuangan bagi anggotanya yang bermasalah.

“Kami mendesak agar maksud dan tujuan dari penyataan itu diusut. Ini penghinaan bagi orang Nias. Wilayahnya dijadikan tempat sampah bagi aparat yang buruk, ungkap Turunan.

Selain itu pula, penyataan ini menjadi penghinaan bagi aparat Kepolisian sendiri yang sedang menjalankan tugas negara sebagai pelindung bagi masyarakat di Kepulauan Nias.

“Jika Nias tempat pembuangan bagi polisi bermasalah, maka semua polisi yang ada di Nias merupakan sampah aparat kepolisian. Apakah bisa diibaratkan begitu, imbuhnya.

Pernyataan Kombes Dadang yang menyebut Kepulauan Nias sebagai daerah buangan berasal  kutipan berita online sumut24.co yang berjudul “Mewujudkan WBBM, Kapolrestabes Medan Ultimatum Personil Yang Coba Menodai. Berita ini Tayang pada 20 Agustus 2018.

 

(Red: Juan)

1 KOMENTAR

Comments are closed.