Wakil Komisi III DPR: Kita Apresiasi KPK Bongkar Praktik Haram di Lapas, Tetapi Salah Kewenangan

1
230
Wakil Komisi III DPR Desmond J Mahesa

 

Jakarta, NAWACITA– Praktik Haram yang dibongkar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di dalam Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat diapresiasi oleh Wakil Komisi III DPR Desmond J Mahesa.

“Ini kan mengindikasikan bahwa Lapas tidak beres. Masak orang yang seharusnya ada dilapas tidak ditemukan keberadaanya. Ini sudah sangat jelas praktik kotor dilapas ” kata Desmond di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/7).

Meski begitu, Desmond memberi catatan bahwa seharusnya operasi tangkap tangan (OTT) di Lapas Sukamiskin itu menjadi domain tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) di bawah Polri, bukan KPK.

“Ini kan sebenarnya wilayah Saber Pungli, yang jadi soal adalah bentuk koordinasi dan supervisi antara KPK dan Polisi saya melihat bahwa ada yang tidak beres. Apa yang tidak beres? Harusnya dalam konteks melaksanakan instruksi presiden yang berkaitan dengan pungli itu harusnya yang di depan itu Kapolri, bukan KPK,” kata Desmond.

Seharusnya, kata politikus Partai Gerindra ini harus ada koordinasi antara lembaga-lembaga hukum terkait.

“KPK bisa berikan informasi, informasi inilah yang nantinya kita pertanyakan dalam raker dengan KPK hari ini ada tidak dilakukan? Pernah tidak dilakukan? Kalau pernah dilakukan dan Polri tidak melakukan apa yang diinformasikan KPK, wajar KPK melakukan tindakan yang kemarin di Lapas Sukamiskin,” tandasnya.

 

 

(Red: Restu, sumber TS)

Comments are closed.