Dirjen PAS Beberkan Jika Ahok Dibebaskan Secara Bersyarat

0
188
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

Jakarta, NAWACITA– Kabar pembebasan bersyarat (PB) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dibantah oleh Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (PAS) Kementerian Hukum dan HAM, Ade Kusmanto.

 

Dirinya menyebut bahwa kabar Ahok bebas bersyarat pada bulan agustus belum falid. Ahok belum mendapat pembebasan bersyarat.

 

“Proses pembebasan bersyarat yang saat ini beredar di media itu tidak benar. Jadi Pak Ahok belum bebas bersyarat, masih menjalani pidana,” ujar Ade kepada awak media kemarin Rabu (11/7).

 

Ade menjelaskan sampai saat ini belum ada pengajuan PB dari pihak Ahok. Pun demikian, Ahok mesti memenuhi sejumlah syarat yang sudah ditentukan untuk mendapatkan PB. Di antaranya memenuhi syarat administrasi, substansi, berkelakuan baik minimal sembilan bulan sebelum hari PB, dan sudah menjalani 2/3 masa hukuman.

 

“Apabila memenuhi, Ahok bisa diusulkan untuk PB,” kata Ade.

 

Selain syarat-syarat itu, keluarga juga harus memberi surat pernyataan dan surat jaminan untuk Ahok mendapatkan PB. Jaminan itu salah satunya bahwa keluarga menjamin Ahok menaati aturan selama menjalani PB. Keluarga juga harus menyertakan surat keterangan dari kelurahan tempat tinggal Ahok.

 

“Keluarga yang menjamin. Keluarga inti. Itu bisa istrinya atau anaknya. Surat pernyataan dan surat jaminan, itu diketahui oleh pemerintah setempat, dalam hal ini kelurahan tempat tinggal bersangkutan,” ujarnya.

 

Mengenai pengajuan PB itu, Ade menjelaskan ada syarat lain, yakni kajian dari petugas pembimbing kemasyarakatan dari kantor Balai PAS. Tim ini akan meneliti terpenuhinya semua syarat untuk pengajuan PB.

 

“Hasil laporan penelitian kemasyarakatan itu yang jadi pertimbangan dalam sidang kemasyarakatan apakah Ahok berhak atau tidak (mendapat PB),” tandas Ade.

 

 

 

 

(Red: Bee, sumber CNNIndonesia)