Menteri Yasonna Terima Dubes Australia, Gary Quinlan: Kerjasama Dengan Indonesia Harus Lebih Intens

17
193

Jakarta, NAWACITA– Yasonna H. Laoly Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia, H.E. Gary Quinlan A.O. di ruangan kerjanya.

 

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas masalah pengungsi. Kedua negara mengingikan agar ada kerjasama yang lebih intens dalam menangani persoalan tersebut seperti masalah pengungsi Rohingya.

 

“Pengungsi Rohingya hidup dalam keputus asaan di negara asal, kita butuh kerja sama untuk memikirkan jalan keluar akan hal ini, biasanya lebih diserahkan kepada kebijakan pemerintahan masing-masing negara,” ujar Quinlan saat melakukan kunjungan kehormatan/Courtesy Call ke Menkumham RI di Gedung Ex. Sentra Mulia, Jakarta, beberapa minggu lalu.

 

Tidak lupa pula dalam pertemuan tersebut, Gary Quinlan juga memberikan selamat dan apresiasinya terhadap Indonesia atas keberhasilannya dalam memperoleh Kursi Keanggotaan Dewan Keamanan PBB Tidak Tetap.

 

“Senang melihat hal tersebut, Indonesia punya nilai unik, dan pengalaman dalam rekonsiliasi dan mediasi,” tandas Quinlan, yang baru saja bertugas di Indonesia selama enam minggu.

 

Dengan posisi barunya tersebut, Dubes Australia berharap Indonesia dapat memainkan peranan yang lebih aktif dalam menghadapi permasalahan pengungsi di kawasan lain, seperti masalah pencari suaka dari Afghanistan.

 

“Saat ini negara Eropa dan beberapa negara lain tengah memperketat masuknya pencari suaka dari Afghanistan, mungkin kita bisa melakukan sesuatu untuk mengatasi hal ini” kata Quinlan.

 

Menanggapi hal demikian, Menkumham RI Yasonna H. Laoly mendukung pernyataan Dubes Australia tersebut. Menteri Yasonna menyatakan bahwa memang diperlukannya kerja sama yang erat dalam komunitas internasional untuk menangani isu-isu tersebut. “Komunitas internasional harus bekerja sama dengan erat,” tutur Yasonna.

 

Tak hanya itu, Menkumham juga menjelaskan langkah aktif apa saja yang Pemerintah Indonesia telah ambil dalam menghadapi kasus Rohingnya tersebut. “Saat ini terdapat pengungsi Rohingya di Indonesia, mereka ditampung di kantor pemerintah daerah, dan kantor kami”, ucap Yasonna.

 

Mendengar hal tersebut, Menkumham menjelaskan bahwa pihak Indonesia telah bekerja keras untuk hal ini, dan berusaha melihat keadaan yang sebenarnya di Afghanistan.

 

“Indonesia berkomitmen untuk selalu berusaha membantu dan mencari solusi dalam perdamaian dunia, dan Pakistan sebagai negara tetangga Afghanistan juga harus terlibat membantu, dan mencari solusi masalah ini,” tandas Yasonna.

 

 

 

 

 

 

 

 

(Red: Faiz, sumber Kemenkumham)

Comments are closed.