Hate Speech 20 Juta, Arseto Pariadji Resmi Ditahan Kepolisian

10
189
Keterangan: Arseto Pariadji Penyebar hate speech (Foto Indowarta)

Jakarta, NAWACITA-  Tersangka ujaran kebencian Arseto Pariadji resmi ditahan Polda Metro Jaya setelah menjalani pemeriksaan sejak rabu malam. Penahanan Arseto dilakukan selama 20 hari kedepan untuk mempermudah proses penyidikan pihak kepolian.

 

“Betul Ditahan, untuk proses penyidikan” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada awak media kemarin (29/03).

 

Penyidik mempunyai wewenang dalam melakukan penahanan kepada Arseto. Beberapa alasan subjektif sebagai dasar dalam proses penyidikan ini dikhawatirkan melarikan diri, mengulangi perbuatannya, dan menghilangkan barang bukti.

 

“ Langkah penahan merupakan wewenang penyidik supaya proses ini cepat dan berjalan lancar,” ujar Argo.

 

Arseto ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian (hate speech) terhadap kelompok tertentu. Arseto disidik atas dasar laporan dari kelompok tertentu yang di-posting-nya melalui akun Facebook.

 

Pada Rabu (28/3) kemarin, Arseto juga dilaporkan oleh relawan Jokowi Mania (Joman) atas dugaan pencemaran nama baik. Arseto dinilai mencemarkan nama baik atas perkataannya yang menyebutkan kartu undangan mantu Jokowi dijual seharga Rp 25 juta.

Arseto disangka Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 A ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 156 KUHP. Dia diduga telah menyebarluaskan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA.
 

 

(Red: Hulu, sumber istimewa)

Comments are closed.