Kicauan Setya, Puan Maharani dan Pramono Anung Terima 500.000 Dollar Fee E-KTP

2
277
Keterangan: Setya Novanto terdakwa kasus E-KTP (Foto Tempo)

 

Jakarta, NAWACITA- Mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto yang terjerat kasus E-KTP mulai angkat bicara saat menghadiri sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Setya Novanto menjadi terdakwa dalam kasus mega proyek sebesar Rp 5,9 triliun

 

Setya panggilan akrabnya dihadapan majelis hakim menuturkan bahwa proyek E-KTP banyak dirasakan oleh para anggota dewan termasuk dua politisi PDI P yang menduduki jabatan penting di pemerintahan.

 

“Puan Maharani dan Pramono Anung juga menerima aliran dana senilai 500.000 dollar melalui Made Oka, “ungkap Setya, Kamis (22/03)

 

Menurut Novanto, suatu saat pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong dan Made Oka Masagung datang ke kediamannya.

 

Peryataan Novanto terkait keterlibatan dua kader PDI P tersebut atas pemberitahuan dari Oka Made yang menyampaikan bahwa ia sudah menyerahkan uang kepada anggota DPR.

 

“Saya tanya, ‘Wah untuk siapa?’. Disebutlah tidak mengurangi rasa hormat, saya minta maaf, ada Andi untuk Puan Maharani 500.000 dan Pramono 500.000,” kata Novanto.

 

Saat majelis hakim mengonfirmasi ulang keterangan itu, Novanto menegaskan bahwa ia hanya mendengar soal penyerahan uang kepada anggota DPR itu dari Oka Masagung dan Andi Narogong.

 

 

(Red: Yusri, berbagai sumber)

Comments are closed.