Mantan Bupati Nias Binahati Baeha Ditahan di Lapas Kelas II B Hilina’a

2
239
Mantan Bupati Nias Binahati Benediktus Baeha sesaat akan dibawa ke Lapas Klas II-B Gunungsitoli, Selasa (10/10/2017). Foto : SuaraNusantara | Dohu Lase

Nawacitapost – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunung Sitoli melakukan penahanan terhadap mantan Bupati Nias Binahati Benedictus Baeha, Selasa (10/10/2017). Binahati ditahan terkait dugaan korupsi penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Nias tahun 2017 kepada PT Riau Airlines senilai Rp 6 miliar.

Dari hasil pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), negara mengalami kerugian sekitar Rp 6 miliar dalam kasus investasi yang tidak memberikan keuntungan sama sekali, bahkan membuat modal yang disertakan hangus.

Apalagi diketahui penyertaan modal Pemkab Nias kepada PT. Riau Airlines dilakukan tanpa dasar hukum, karena tanpa dibuatkan dulu Peraturan Daerah (Perda) sebelum melakukan hubungan kerjasama. Hal itulah yang menjadikan Binahati terjerat pasal 2 dan pasal 3 jo Pasal 14 jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman 20 tahun penjara.

Penahanan terhadap Binahati dilakukan setelah yang bersangkutan serta berkas perkara dilimpahkan pihak Polres Nias ke Kejari Gunung Sitoli. Sebelum ditahan, Binahati sempat diperiksa selama delapan jam di ruang penyidik Kejari Gunung Sitoli. Saat ini Binahati dititipkan sementara di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Hilina A.

“Secara resmi kita telah menahan mantan Bupati Nias terkait kasus korupsi penyertaan modal Pemkab Nias ke PT. Riau Airlines tahun 2007. Setelah tadi siang pihak Polres melimpahkan berkas dan tersangka,” kata Kasi Pidsus Kejari Gunungsitoli Yus Iman Harefa, Selasa (10/10/2017). (jar)

Comments are closed.