Foto: Net

Nawacitapost.com – Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto, penyidik kepolisian sudah berupaya mengusut kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan, usai salat subuh dekat kediamannya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, 11 April 2017 lalu.

“Kita all out untuk mencari (pelaku) itu. Dari Polri dilibatkan semua satker yang terkait, Densus 88, Inafis, dilibatkan semua,” kata Setyo di kantornya, Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Namun Setyo Wasisto mengakui bila belum ada titik terang dalam pengusutan kasus Novel ini.

“Dari TKP, barang bukti, saksi. Sementara deduktif kita mencari motif-motif, ini belum ketemu dan kita terus mencari bukti dan saksi. Kemudian mencari informasi lain terkait kasus tersebut,” katanya.

Novel Baswedan sendiri sempat memberi pernyataan mengejutkan ke media asing, jika insiden itu melibatkan petinggi Polri. Hal itu membuat kecurigaan masyarakat bertambah bila Polri kesulitan mengusut kasus ini karena ada petinggi Polri sendiri yang menghalanginya.

Sampai saat ini, Novel masih menjalani perawatan intensif di Singapura, karena matanya mengalami kerusakan cukup parah. (rian)

 

Baca juga :  Gubernur Banten Instruksikan Pemantauan dan Pengendalian Obat, Alat Kesehatan, dan Sembako Untuk Penanganan Covid-19

Comments are closed.