Rizieq Shihab Akhirnya Masuk DPO

0
199
Rizieq Shihab / Foto: Net

Nawacitapost.com – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) M. Rizieq Shihab masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Penetapan DPO tersebut dilakukan terhitung hari ini, Rabu (31/5/2017).

“Penyidik PMJ sudah menerbitkan DPO. Hari ini sudah diterbitkan DPO,” kata Kabid Humas PMJ Komisaris Besar Argo Yuwono di kantornya, Jakarta, Rabu (31/5/2017) siang.

Masuknya Rizieq ke dalam DPO bukan tanpa alasan. Pasalnya, penyidik juga telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap yang bersangkutan. Termasuk mendatangi rumahnya, meski Rizieq tidak ada.

Dengan demikian, penyidik telah melakukan semua tahapan sampai Rizieq dimasukkan dalam DPO.  Setelah itu ke imigrasi, menanyakan kapan yang bersangkutan kapan keluar ke Indonesia? Kapan masuk ke Indonesia?

Berdasarkan informasi sementara dari Ditjen Imigrasi, Rizieq Shihab saat ini masih berada di Arab Saudi. Meski begitu, penyidik Polda Metro Jaya belum meminta red notice ke Interpol.

“Belum (red notice), kita sesuai tahapan-tahapan dulu lah. Tapi saat ini juga penyidik sedang melangsungkan rapat dengan Divhubinter (Divisi Hubungan Internasional) Polri,” ucap Argo.

Dia juga belum bisa memastikan apakah pihaknya akan mencabut paspor Rizieq Shihab. Argo juga menyatakan pihaknya belum tahu apakah visa milik pentolan FPI itu sudah kedaluwarsa atau belum.

Sebelumnya Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya juga menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Rizieq. Perintah penangkapan ini dikeluarkan setelah Rizieq ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi.

Pada Selasa (30/5/2017) kemarin, Polri memberikan kesempatan kepadaRizieq Shihab untuk pulang ke Indonesia. Jika tidak, polisi akan menetapkan Imam besar FPI itu dalam daftar pencarian orang dan fotonya dipajang untuk diketahui khalayak ramai.

“(Foto akan disebarkan) di jajaran (kepolisian), masyarakat,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa kemarin.

Menurut Argo, perlakuan itu tak beda dengan DPO lainnya. Bila seseorang tidak menyerahkan diri atau menyembunyikan diri, polisi akan memajang foto agar mendapat informasi dari masyarakat. (rian)