Rizieq Shihab / Foto: Net

Nawacitapost.com –  Ahli Hukum Pidana Universitas Trisakti Effendy Saragih mengatakan  kasus ‘baladacintarizieq’ tidak dibuat-buat. Menurutnya, sesuai fakta-fakta yang ditunjukkan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, apa yang dilakukan mereka berdua, benar adanya (melakukan chat seks).

Effendy hadir di Polda Metro Jaya dalam kapasitas untuk dimintai keterangan sebagai ahli hukum pidana oleh penyidik Ditreskrimsus terkait kasus pornografi berupa chat seks yang diduga melibatkan pemimpin FPI Rizieq Shihab dan Firza Husein.

“Sesuai dengan fakta-fakta yang kita lihat, ya sudah cukup (jadi tersangka),” ujar Effendy di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/5/2017).

Dia memastikan, dari fakta yang dimiliki penyidik, bisa dipastikan unsur pidana terpenuhi. “Saya bilang sesuai dengan fakta yang dikumpulkan oleh penyidik, ya memenuhi unsur pidana. Seperti ada foto-foto, pengiriman, bahkan itu diminta dan disuruh mengirimkan gambar. Seperti pornografi,” tutur dia.

Ditambah lagi dengan identiknya 16 lekuk tubuh Firza dengan foto yang mengandung unsur pornografi. Kemudian, bukti identiknya, lantai, tembok, dan kasur di kediaman Firza dengan foto yang beredar.

Effendy menambahkan, Rizieq dan Firza diduga melanggar Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Beberapa pasal yang diduga dilanggar Rizieq dan Firza, ucap Effendy, yakni Pasal 4, 6, dan 8.

“Ya, (dengan ancaman hukuman) 12 tahun (penjara) kalau tidak salah di UU Pornografi. Cukup berat juga,” ujarnya.

Lanjutnya, penyebar konten pun dapat ditetapkan sebagai tersangka dan hukumannya bisa mencapai 12 tahun kurungan penjara.

“Ya mestinya penyebarnya pun kena juga. Tetapi kan yang bersangkutan juga yang mengirimkan ke pihak lain. Ya 12 tahun kalau enggak salah di UU Pornografi. Cukup berat juga,” tegasnya. (rian)

 

Baca juga :  Sempat Jadi Buronan, Densus 88 Berhasil Tangkap Teroris Bom Katerdal Sulsel

Comments are closed.