Hujan Deras, Bekasi Dikepung Banjir

0
47

Bekasi NAWACITA — Sejumlah perumahan di wilayah Kota Bekasi kembali diterjang banjir, akibat hujan deras yang menguyur semalam.

Hujan berlangsung cukup lama sejak pukul 19.00 Kamis (13/12) tadi malam, merendam tiga komplek perumahan di Kecamatan Jati Asih setinggi 75 centimeter.

Kanit Binmas Polsek Jatiasih, Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Sabeni mengungkapkan, banjir berasal dari luapan Kali Cakung Payangan melintasi kawasan tersebut merendam Komplek Perumahan Nasio Indah, Graha Indah di Kelurahan Jatimekar dan IKIP Kelurahan Jatikramat.

“Ada tiga wilayah terendam banjir. Tinggi air di tiga komplek tersebut mencapai 75 cm,” ucap Sabeni.

Banjir tersebut, kata dia, merupakan kiriman dari Bogor.

Ia menjelaskan, Binmas tetap berjaga untuk melihat kondisi. Jika dalam waktu tiga jam debet air di Kali Cikeas dan Cileungsi tidak menurun, maka air di tiga komplek tersebut akan meluap.

Hingga pukul 23.30 Wib, di komplek Nasio Indah dan komplek IKIP, masyarakat sekitar memilih memarkirkan kendaraannya di luar areal rumah seperti di SPBU yang berada tidak jauh dari komplek.

Banjir juga menggenangi sejumlah jalan umum di lingkungan Komplek Nasio dan Graha Indah dan di depan Komplek TNI AD menuju pasar Pondokgede. Meskipun cukup tinggi, terlihat sejumlah kendaraan tetap nekat melintas.

Terlihat sejumlah petugas dari Kepolisian, dibantu Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bekasi bersiaga di tiga lokasi banjir tersebut. Mereka juga membantu pengaturan lalulintas dan melakukan pengamanan jika debet air terus meningkat.

Perumahan TNI AL, Jatibening, Kecamatan Pondokgede tak luput dari banjir. Genangan air mencapai setinggi 40 sentimenter.

Humas RW10 Perumahan TNI AL Johnny Haryoto mengatakan wilayah tempat tinggal merupakan wilayah langganan banjir di Kota Bekasi.

Setiap kali hujan dengan intensitas besar melanda, bisa dipastikan banjir akan menggenangi komplek perumahan tersebut.

“Tadi hujan cukup deras sekirar 1 jam, ketinggian banjir sekitar 30-40 sentimeter,” kata Johnny, Kamis (29/11).

Banjir yang terjadi hari ini menggenangi hampir seluruh jalan di komplek perumahan.
Warga juga memasang rambu berupa tali agar warga menghindari jalan lantaran ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

Sementara itu, Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas, Puarman Kahar melaporkan status hulu sungai Cileungsi saat ini berada di posisi siaga 3, dengan tinggi muka air hingga pukul 22.35 mencapai 150 CM sementara kondisi cuaca di waktu tersebut tengah mendung.

Sedangkan kondisi hulu sungai Cikeas, hingga pukul 21.30 ketinggian permukaan air berada di posisi 143 CM. Sementara tinggi muka air (TMA) saat pertemuan antara sungai Cikeas dan Cileungsi menuju Kali Bekasi hingga pukul 22.51 WIB mencapai 565 CM.

“Data ini didapat dari kamera pemantauan serta tim KP2C yang tersebar di aluran sungai. KP2C dalam hal ini meminta kewaspadaan di sebagian wilayah potensi banjir,” pungkas Puarman.

Tinggalkan Balasan