Hindari Perang Dagang, Pemerintah Indonesia dan China Kuatkan Kerjasama

0
38
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menko Kemaritiman Luhut B. Panjaitan saat berada di Shanghai, China. (Foto: Ant)

 

China, NAWACITA-Pemerintah Indonesia mengharapkan kerjasama dengan China bisa terlaksana dengan adil dalam pemberlakukan arus komoditas masuk sehingga tidak menimbulkan perang dagang.

“Persoalan bea masuk yang sering terjadi harus bisa diselesaikan bersama agar tidak memberikan hambatan. Bila proses ini berkepanjangan dan tidak selesai maka tidak berbeda dengan perang dagang AS dan China. Itu yang tidak saya kehendaki dengan China,” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita kepada pers di Shanghai, Selasa (5/11).

Pejabat tinggi dari kedua negara selama ini terus melakukan perundingan bila terjadi hambatan dari kerjasama. Indonesia dan China sepakat untuk terus menyelesaikan persoalan yang dihadapi.

Indonesia dalam masalah komoditas meminta China untuk meningkatkan impor nonmigas dari Indonesia agar mengurangi defisit yang membengkak.

Saat ini, China terus meningkatkan impor CPO sebagai bentuk tawaran Indonesia dalam mengurangi defisit perdagangan yang tidap tahun berkurang.

“Hal ini juga sesuai dengan janji Presiden Xi Jinping kepada Presiden Jokowi yang bersedia mengurangi defisit perdagangan Indonesia,” katanya.

Dalam kunjungan ke Shanghai kali ini, Mendag Enggartiasto juga sudah bertemu dengan Menteri Perdagangan China, yang antara lain agar China impor lebih banyak dari Indonesia.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ekspor nonmigas Indonrsia ke China terus naik dari 13,26 miliar dolar AS tahun 2015 menjadi 15,12 miliar dolar AS tahun 2016, dan tahun 2017 naik menjadi 21,35 miliar dolar AS. Sementara impor nonmigas Indonesia dari China juga cenderung meningkat, yaitu dari 29,22 miliar dolar AS tahun 2015 menjadi 30,69 miliar dolar AS tahun 2016, dan tahun 2017 menjadi 25,05 miliar dolar AS.

Jika dilihat dari neraca perdagangan maka Indonesia dalam tiga tahun terakhir (2015-2017) selalu alami defisit tapi mulai turun setiap tahunnya, yaitu15,96 miliar dolar AS tahun 2015, 15,57 miliar dolar AS tahun 2016, dan 14,16 miliar dolar AS di 2017.

Dalam sembilan bulan pertama 2018 (Januari-September) ekspor nonmigas Indonesia ke China sebesar 18,52 miliar dolar AS, naik dibanding periode sama tahun sebelumnya 14,60 miliar dolar AS. Demikian juga impor nonmigas juga naik menjadi 32,48 miliar dolar AS dari 25,05 miliar dolar AS. sehingga dalam sembilan bulan pertama 2018 Indonesia defisit 13,96 miliar dolar AS.

 

 

 

(Red: Bee, sumber Ant)

Tinggalkan Balasan