Hadiri SKB Ke 12, Menko Darmin Incar Penambahan Investasi Rusia ke Indonesia

0
41
Menko Perekonomian Darmin Nasution saat menghadiri pertemuan di Moskow, Rusia. (Foto: Is)

 

Moskow, NAWACITA– Menteri Koordinasi Perekonomian Darmin Nasution menghadiri Sidang Komisi Bersama (SKB) Ke-12 Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi dan Teknik Indonesia-Rusia di Moskow.

Kunjungan Menko Darmin ini sebagai bagian untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Rusia, (26/10) terutama dalam bidang ekonomi.

Rusia merupakan salah satu mitra penting Indonesia. Bidang-bidang kerja sama yang dibicarakan dalam SKB meliputi Perdagangan, Industri, Investasi, Energi termasuk energi nuklir untuk tujuan damai, Transportasi dan infrastruktur, Teknologi informasi dan telekomunikasi, Perbankan dan keuangan serta Antariksa.

Selain itu, dibahas juga kerja sama kebudayaan dan pariwisata, ilmu pengetahuan dan pendidikan, kesehatan, kelautan, perikanan dan pertanian, standardisasi, serta kerja sama antara kota/provinsi dan kamar dagang kedua negara.

“Saya dan Menteri Denis Manturov telah bersepakat untuk terus bekerja keras bersama-sama menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan nilai perdagangan di masa mendatang dan juga tentu saja investasi sehingga hubungan ekonomi kedua negara semakin meningkat,” kata Darmin Nasution dalam keterangan resmi, diterima awak media, (27/10).

Darmin juga menekankan pentingnya perluasan akses pasar bagi produk dan komoditas pertanian dan perikanan Indonesia ke Rusia, serta peningkatan investasi Rusia di Indonesia khususnya di bidang infrastruktur dan energi.

Dia juga menggarisbawahi perlunya percepatan negosiasi perdagangan bebas Indonesia dengan Eurasian Economic Union (EAEU).

Di tengah kondisi ekonomi global kurang stabil, nilai perdagangan Indonesia dan Rusia masih menunjukan peningkatan.

Menurut statistik perdagangan Indonesia, nilai total perdagangan bilateral Indonesia dan Rusia tahun 2017 mencapai US$2,52 miliar atau naik sebesar 19,43% dari tahun 2016 yang tercatat sebesar US$2,11 milyar.

Sementara data perdagangan Rusia menurut Federal Custom mencapai US$3,27 miliar atau naik 25%.

 

 

(Red: Juan, sumber Rilis/Lpt6)

Tinggalkan Balasan