Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Menparekraf hadir dalam peluncuran program Carbon Footprint: Towards Climate Positive Tourism Through Decarboniation and Eco-Tourism yang digelar di Plataran Menjangan, Taman Nasional Bali Barat. Terdapat begitu banyak produk ekraf UMKM mulai dari fesyen, kerajinan tangan dan kuliner yang unik, inovatif namun tetap mengedepankan aspek keberlanjutan (7/7).
Seperti yang dijelaskan dalam laman Instagram @sandiuno, fokus kemenparekraf menjadikan ekowisata dan menciptakan peluang usaha.
"Fokus kami di @kemenparekraf.ri menjadikan ekowisata sebagai salah satu strategi pengembangan pariwisata nasional, menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja yang mengutamakan keberlanjutan lingkungan. Wisatawan mencari pengalaman yang lebih otentik, salah satunya wisata minat khusus menekankan sisi pelestarian lingkungan saat berwisata," dikutip @sandiuno.
"Dengan peluncuran program ini, Indonesia akan memberikan pengalaman berwisata penuh kesan yang secara bersamaan memberikan apresiasi terhadap alam. Mari bersama-sama kita bentuk Indonesia sebagai negara pertama di ASEAN dengan nol komisi karbon di sektor pariwisata dan akan menjaga keseimbangan iklim dunia," dikutip @sandiuno.
"Dengan peluncuran program ini, Indonesia akan memberikan pengalaman berwisata penuh kesan yang secara bersamaan memberikan apresiasi terhadap alam. Mari bersama-sama kita bentuk Indonesia sebagai negara pertama di ASEAN dengan nol komisi karbon di sektor pariwisata dan akan menjaga keseimbangan iklim dunia," dikutip @sandiuno.