Pemerintah Siapkan Borobudur Kawasan Pariwisata Berkualitas dan Cagar Budaya Bertaraf Internasional

0
939
Foto : Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Panjaitan, Menparekraf, Sandiaga Uno, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, bersama jajaran Dinas Pariwisata. (humas Kemenparekraf)
Foto : Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Panjaitan, Menparekraf, Sandiaga Uno, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, bersama jajaran Dinas Pariwisata./humas Kemenparekraf)

Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan pemerintah terus mengembangkan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur sebagai bagian dari lima DPSP.

Luhut mengungkapkan, hal tersebut diwujudkan dengan mengimplenmentasikan konsep pariwisata berkualitas , mulai dari aspek aksesibilitas dan konektivitas, amenitas, atraksi dan ancillary.

Lebih jauh, Luhut mengungkapkan, masalah utama yang terjadi pada Candi Borobudur saat ini adalah tekanan besar terhadap strukturnya. Hal ini disebabkan oleh peningkatan wisatawan candi, yang mencapai 8.000 orang perhari pada 2019.

Sementara itu, hasil studi Balai Konservasi Borobudur menunjukkan bahwa idealnya Candi Borobudur hanya mampu menampung maksimal 128 pengunjung setiap harinya.

“Saat ini pemerintah sedang melakukan penajaman dan penerapan Rencana Induk Pariwisata Terpadu Borobudur-Yogyakarta-Prambanan untuk mengembangkan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur menjadi pasriwisata berkualitas,” kata Luhut.

Luhut menambahkan, untuk memastikan agar dampak pelestarian Candi Borobudur berkelanjutan akan melibatkan masyarakat secara aktif. Salah satunya peran para mahasiswa, untuk memperdalam studi kawasan Borobudur sehingga tumbuh senses of belonging terhadap kawasan ini.

“Sehingga akan tumbuh rasa bertanggung jawab untuk merawat dan melestarikan peninggalan ini sampai ke generasi mendatang,” ujarnya.

Menurut dia, dengan adanya kunjungan ini pemerintah akan menyiapkan kawasan Candi Borobudur menjadi labolatorium konservasi cagar budaya bertaraf internasional.