Menpar Arief Yahya: Pelaku Industri Pariwisata Harus Berterima Kasih Kepada Presiden Jokowi

2
141

Jakarta,NAWACITA-Jelang pengumuman kabinet 2019-2024, Arief Yahya menyampaikan sejumlah testimoni.Hal tersebut ia utarakan, saat menghadiri Peluncuran Calendar of Events (CoE) Nasional 2020. Selama kurang lebih 5 tahun menjabat, Arief Yahya mengaku telah berkontribusi dalam memajukan sektor pariwisata.

“Saya sudah melakukan transformasi, dari pendekatan birokrasi menjadi pendekatan korporasi,” tutur Menpar Arief Yahya, di Balairung Soesilo Soedarman, kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat, Selasa 15 Oktober 2019.

Pernyataan ini telah dibuktikan Arief Yahya melalui sejumlah program yang ditelurkan Kementerian Pariwisata dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya adalah program Co-Branding yang bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mencapai target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

Ya, demi memenuhi target kunjungan 20 juta wisman 2019, pada Jumat 27 September 2019, Kementerian pariwisata secara resmi menggandeng 138 mitra co-branding dengan spesialisasi masing-masing. Mulai dari kuliner, e-commerce, BUMN, hingga brand-brand ternama lainnya. Prinsip Co-Branding itu sendiri mengintegrasi antar 2 atau lebih brand dengan tujuan meminimalisir cost.

Arief pun mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Presiden Joko Widodo yang telah memberikan kepercayaan untuk mengemban tugas sebagai Menteri Pariwisata RI sejak 2014-2019.

“Saya berterima kasih sekali, karena selama menjalankan tugas saya merasa sangat nyaman karena diberikan kebebasan penuh. Beliaulah yang menetapkan target, visi, dan sebagainya, lalu saya yang mencapai atau mengeksekusinya,” ungkap pria asal Banyuwangi itu.

Sosok Joko Widodo untuk industri pariwisata Indonesia, menurut Arief, memainkan peran yang sangat penting. Masyarakat Indonesia, terutama para pegiat wisata sudah seharusnya berterima kasih kepada Jokowi, karena telah menetapkan pariwisata sebagai sektor unggulan.

“Kita beruntung sekali punya presiden seperti Pak Jokowi dia adalah peresiden yang pertama menetapkan pariwisata sebagai leading sector (sektor unggulan). Jadi rekan-rekan di industri pariwiata harus berterima kasih, dan manfaatkan momentum ini karena beliau sangat berkomitmen di sektor pariwisata,” kata Menpar Arief Yahya.

“Dia berkali-kali menegaskan bahwa pariwisata sebagai sektor unggulan. Dia juga lah yang menetapkan destinasi super prioritas dan pengembangan infrastruktur di daerah-daerah wisata,” tukasnya

 

Comments are closed.