Jakarta, NAWACITAPOST – Keuangan merupakan masalah untuk artis atau influencer yang belum bisa mengatur pendapatan dan pengeluaran. Raditya Dika berbincang dengan Rizki Rakelna untuk “sharing” cara mengelola keuangan keluarga pada channel pribadi Rigen. Rabu, (19/01/2022).

Rigen menyatakan, “Sering tuh komika kaya gue dapet job standup gitu, kan jumlah yang besar ya. Kadang sampe bingung digunakan buat apa, akhirnya gue kadang sama istri berbagi tuh lebihnya perbulan buat beli sesuatu terus dibagi dua. Dia beli apa gue beli apa gitu.

“Pernah ga lu? Perasaan dulu gue bisa hidup dengan biaya lima juta, tapi ko sekarang pendapatan dua puluh juataan sebulan bisa abis juga. Padahal kan itu pendapatannya jauh banget, nah seharusnya kita harus lebih bijak dalam menggunakan uang”, ujar Raditya Dika dichannel Rigen Rakelna.

“Nah itu namanya lifestyle creep, makanya harus tau dulu tujuan penggunaan uangnya. Jadi lu tau dulu targetnya untuk apa. Misal, mau buat beli rumah 5 tahun lagi jadi lu bisa sisihin uangnya ke instrumen investasi yang sesuai,” lanjutnya

Istri Raditya Dika, Annisa Aziza juga mengungkapkan pernah merasakan lifestyle creep. “Gue pernah makan sampai dua puluh juta lebihnya dari pengeluaran bulan lalu. Nah mencatat pengeluaran dan pendapat merupakan kuncinya agar terhindar dari lifestyle creep itu”, ujarnya.

Raditya Dika mengaku keluarganya sudah menggunakan instrumen investasi di masa depan yang tepat. Penggunaan dana pensiun, dana bangun rumah, sekolah anak, sampai dana menikah anaknya, seperti diketahui anak radit yang pertama masih berumur 2 tahun.

“Ke reksadana misalnya untuk beli mobil 5 tahun lagi. Jadi ga asal pilih instrumen investasi, atau lu mau liburan gitu ga perlu investasi ke saham. Saham kan fluktuasinya atau naik turunnya kenceng ya. Mending kalo mau buat liburan ke deposito aja gitu,” pungkasnya.

Baca juga :  Mengulik Asal-Usul Baju Koko Pria Di Indonesia

Rigenpun dan istrinya berharap bisa mengatur keuangan layaknya keluarga Raditya Dika lakukan. Mengatur pendapatan dan pengeluaran serta menyeimbangkan biaya hidup saat ini dan masa depan untuk keberlangsungan kehidupan di masa tua.

(Fajrul Fathoni)

YouTube player