Data Pribadi Diretas, Lady Gaga Tolak Bayar Tebusan 42 Juta Dollar AS

1
146
Data Pribadi Diretas, Lady Gaga Tolak Bayar Tebusan 42 Juta Dollar AS

Los Angeles, NAWACITAPOST-  Lady Gaga, menjadi korban peretasan. Data pribadi Lady Gaga dibocorkan secara online, kemudian mereka meminta tebusan uang yang cukup banyak.

Kuasa hukum yang menangani Lady Gaga dilaporkan menolak untuk membayar tebusan 42 juta dollar AS setelah data pribadi dari sang penyanyi dibocorkan secara online oleh peretas.

Baca Juga : Bahar Bin Smith Ditaruh di Lapas Khusus Gunung Sindur

Dilansir NME, Minggu (17/5/2020), firma hukum Grubman Shire Meiselas & Sacks, yang mewakili Lady Gaga dan sejumlah selebritas ternama seperti Bruce Springsteen, Madonna, hingga Drake mengakui bahwa mereka telah menjadi korban serangan siber dari peretas menggunakan perangkat lunak bernama REvil.

Menurut Rolling Stone, para peretas menuntut 42 juta dollar AS dengan imbalan 756 GB data curian yang diklaim telah mereka miliki.

Tak lama setelah menolak membayar tebusan, para peretas kemudian membocorkan 2,4 GB data secara online minggu ini.

Data yang dilaporkan telah bocor itu mencakup kontrak antara Lady Gaga dan produsernya, penampilan langsung, dan kolaborator lainnya.