Terungkap, Robbie Williams 13 Tahun Tak Punya Ponsel

1
116
Robbie Williams arrives for the Bambi 2013 media awards in Berlin, Germany, Thursday, Nov. 14, 2013. (AP Photo/Gero Breloer)

Los Angeles,NAWACITA – Robbie Williams mengaku bahwa dirinya belum punya ponsel selama 13 tahun terakhir tepatnya sejak 2006. Mantan pelantun Take That itu rupanya hidup di zaman kegelapan selama 13 tahun terakhir, yang berarti ia belum pernah memiliki smartphone.

Berbicara pada episode terbaru dari Back of the Net, Robbie mengungkapkan: ‘Saya belum memiliki telepon sejak tahun 2006.

“Saya selalu menggunakan komputer saya, saya selalu mendapatkan Wi-Fi.. Saya menyingkirkannya karena saya hanya saja tidak suka mereka,” ujarnya dilansir dari Metro UK.

Robbie bercanda kariernya akan’ berakhir ‘jika dia memiliki kendali atas media sosialnya Kehidupan Robbie sebagian besar tanpa media sosial juga, karena meskipun ia memiliki akun Instagram dan Twitter resmi, mereka dikelola oleh orang lain sehingga ia tidak perlu melakukannya.

“Saya tidak memiliki kata sandi untuk apa pun kalau tidak karier saya akan berakhir,” ujarnya.

Penyanyi 45 tahun itu lalu menambahkan “Saya memberi tahu beberapa orang apa yang harus diletakkan di sana dan kemudian diperiksa dan kemudian tidak dilanjutkan,”

“Ini akan menjadi seperti walkie-talkie untuk ibuku, ayahku, istriku atau anak-anakku … semuanya dilakukan melalui email.” lanjutnya.

Robbie bukan satu-satunya selebriti yang memilih untuk benar-benar membebaskan tangan dari ponsel. Kanye West terkenal tidak memiliki telepon selama bertahun-tahun sampai tahun 2011.

Rapper All Of The Lights menulis dalam kicauannya, “Untuk siapa pun yang mencoba mengirimi saya teks atau menghubungiku lewat telpon, dalam 2 minggu terakhir saya menyingkirkan telepon itu sehingga saya dapat fokus pada album ini,”

Tahun lalu, Sir Elton John mengakui dia benci ‘Ponsel karena kurang memberinya privasi. Dalam podcast George Ezra and Friends ia mengungkapkan perasaannya.

“Saya benci ponsel, kamera ponsel. Saya tidak pergi keluar lagi. Tidak ada privasi lagi. Ketika saya pergi keluar, tidak ada ponsel, tidak ada paparazzi, kami sangat mudah.” ujarnya.

“Anda mampu keluar dari pikiranmu dan berperilaku sangat buruk di depan umum dan tidak ada yang dapat mengambil foto, yang saya lakukan berkali-kali. Sayangnya itu semua berubah dengan munculnya teknologi,” tutupnya.

Comments are closed.