Jakarta, NAWACITApost.com - Kualitas udara di Jakarta dinilai tidak sehat dengan indeks berada di 162, pada Senin (12/6/2023) pagi. Adapun ranking udara Jakarta saat ini berada pada posisi ke-2 terburuk di dunia dibandingkan dengan kota-kota di negara lain.
Dilansir dari IQAir, tingkat polusi udara Jakarta pada Senin (12/6/2023), pukul 10.00 WIB berada pada angka 162. Ini artinya tidak sehat bagi masyarakat Jakarta yang berada di kelompok sensitif.
Kemudian, tingkat konsentrasi PM2.5 Jakarta saat ini pada level 77.4µg/m³ atau 15.5 kali nilai panduan kualitas udara tahunan World Health Organization (WHO). Angka tersebut mengalami peningkatan dari 52.2µg/m³, pada pukul 07.39 WIB, pagi tadi.
Sementara itu, suhu di Jakarta hari ini 32 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan 55 persen, gerak angin 7.5 km/h, dan tekanan sebesar 1012 mbar. Seiring kualitas udara Jakarta yang tidak sehat, maka masyarakat disarankan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Namun, bila terpaksa harus berkegiatan di luar ruang, maka diimbau untuk mengenakan masker. Warga Jakarta juga diimbau menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor, dan menyalakan penyaring udara di dalam ruangan.