Rabu, 3 Juni 2026

Ketua PPNI Harif Fadillah: Peran Masyarakat Dibutuhkan Untuk Menekan Laju Wabah Covid-19

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Kamis, 29 Juli 2021 | 16:49 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat menjadi pro dan kontra di masyarakat, namun organisasi profesi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) selalu mendukung keputusan Pemerintah tersebut demi memutus rantai penyebaran Covid-19, termasuk perpanjangan PPKM Darurat.

Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhillah mengatakan bahwa penerepan PPKM Darurat yang dilakukan pemerintah yang dimulai sejak tanggl 3 Juli dan berlanjut hingga 2 Agustus 2021 lebih efektif untuk menekan laju perkembangan wbaah Covid-19 yang belum terkendali di tanah air.

Harif Fadillah berharap agar perpanjangan PPKM Darurat yang direncanakan hingga akhir Juli atau hingga 2 Agutus 2021 akan mengurangi transmisi dan mengurangi jumlah kasus.

Harif Fadhillah mengungkapkan bahwa kebijakan PPKM Darurat penting dilaksanakan untuk mengurangi transmisi dan membatasi mobilitas orang. Dengan situasi itu diharapkan dapat mengurangi beban kerja para perawat atau tenaga kesehatan lainnya.

Doktor Keperawatan ini menegaskan PPNI sejak awal telah mendukung penanganan pandemi pada sektor hulu dengan membatasi mobilitas orang yang disebabkan faktor penularan Covid-19 adalah interaksi yang terjadi antar manusia.

"Tujuan PPKM Darurat untuk membatasi mobilitas dan kegiatan-kegiatan aktivitas yang menyebabkan orang mobile dan berkumpul," kata Harif Fadhillah.

Tentunya kesadaran masyarakat menurutnya harus dilibatkan dan ditingkatkan demi mengurangi laju kasus Covid-19.

"Tokoh masyarakat, tokoh agama, pejabat, jangan memberikan contoh yang justru bertolak belakang dengan protokol kesehatan," sebutnya.

Ditambahkannya, bahwa keterlibatan masyarakat merupakan kunci untuk menekan penularan Covid-19, disamping keberadaan varian Delta yang sudah masuk ke Indonesia.

"Sebenarnya kalau kita sadar, tidak perlu pakai aparat, kita jaga diri masing-masing. Masyarakat adalah garda terdepan yang menjadi kunci untuk mengurangi transmisi, memutus mata rantai, apalagi varian Delta yang katanya karakternya cepat dan progresif," terang Harif Fadhillah.

 

 

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini