Kamis, 4 Juni 2026

Opa Oma Ikut Serbuan Vaksinasi di RS TNI AU Sam Ratulangi Manado

Photo Author
Famati Ndruru, Nawacita Post
- Selasa, 27 Juli 2021 | 18:14 WIB
MANADO, NawacitaPost.com - Generasi Senior Indonesia walaupun gagap teknologi tetap terlayani oleh Tim Vaksin Indonesia Hebat dalam Serbuan Vaksinasi yang sementara berlangsung, Selasa (27/07/2021), di gedung Balai Prajurit "Tentara Langit" Lanud Sam Ratulangi, Lapangan, Kecamatan Mapanget, Sulawesi Utara.

Tim Vaksin Hebat Indonesia terdiri dari empat petugas yang mengurusi administrasi masyarakat yang telah mendaftar secara online.

“Kami bertugas meng- in-put data-data yang masuk, membantu dinas Catatan Sipil Manado dan Badan Statistik Kota Manado, dalam hal ini. Jika masyarakat ingin di vaksin, buka saja (aplikasi) Vaksin Hebat dengan alamat https://www.vaksinhebat.idsolution.co.id/, disitu tertera langkah demi langkah pengisian formulir isian.

Jangan lupa siapkan terlebih dahulu di meja, kartu identitas atau KTP serta nomor telpon yang dapat dihubungi.”, jelas Yuses Bahagia, selaku Liasion Officers Vaksin Hebat Indonesia di RS TNI AU Sam Ratulangi.

“Didalam aplikasi tertera beberapa pertanyaan yang tidak sulit, seperti sudah vaksin yang ke berapa? Dimana pelaksanaannya? Paling terutama didalam mendaftar secara online adalah nomor KTP individu masyarakat. Sebab NIK (Nomor Induk Kependudukan) sudah tercatat dan terekam oleh Capil”, ujar Yuses Bahagia.

Lebih lanjut dikatakannya, penduduk golongan Lanjut Usia (Lansia) dihimbau untuk mendapatkan bantuan dari generasi yang lebih mengerti mengoperasikan gagdet (dawai elektronik), yakni dari anak-anak dan cucu.

Namun, jikapun hal demikian, tetap menyulitkan bagi Generasi Seniors, maka para Orangtua Lansia dapat langsung mendatangi tempat diadakannya vaksin gratis oleh Pemerintah RI, dimanapun tempat penyelenggaraan Serbuan Vaksinasi.

“Kami sebagai LO pasti dapat membantu Oma atau Opa yang tidak memiliki handphone Android untuk mendapatkan vaksin. Asal bawa KTP”, kata LO Yuses Bahagia meyakinkan Penerangan Lanud Sam Ratulangi Manado.

Sebelumnya, sesuai dengan isi pamflet elektronik yang resmi dikeluarkan oleh Rumah Sakit TNI AU Sam Ratulangi Manado sebagai Fasilitator Serbuan Vaksinasi.

Tertera tulisan bahwa tenaga kesehatan (Vaksinator) RS TNI AU Sam Ratulangi melayani Serbuan Vaksin Dosis Pertama, dan Vaksin Dosis Kedua. Hal ini akan berlangsung hingga 4 Agustus 2021 dengan tajuk Serbuan Vaksinasi dengan jenis vaksin adalah Sinovac dari Biofarma

Melalui pengamatan di lokasi, upaya penyebarluasan informasi ini sangatlah efektif sebab didapati banyaknya masyarakat yang datang dari wilayah yang cukup jauh, salah satunya dari daerah Bitung ataupun Amurang.

Berjarak cukup jauh dari Gedung Balai Prajurit Lanud Sam Ratulangi Manado, sebagi titik lokasi pemberian vaksin. Bahkan, ada yang harus membawa bekal konsumsi sendiri, mengingat jarak dan lamanya antrian.

Sedangkan Komandan Lanud Sam Ratulangi Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo, S.H., dalam wawancaranya dengan Penerangan Lanud Sam Ratulangi, kembali menyatakan bahwa TNI khususnya TNI AU.

Memiliki tugas untuk menegakkan hukum dan menjaga keamanan wilayah NKRI yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Miangas sampai Pulau Rote. Ancaman non-militer yang merongrong keamanan negara Indonesia saat ini adalah ancaman non-militer.

Penetapan bencana non-alam penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebagai bencana nasional adalah berdasarkan Keputusan Presiden RI Joko Widodo yakni Keppres Nomor 12 Tahun 2020 tanggal 13 April 2020.

“Pandemi Covid-19 adalah wujud nyata dari ancaman non-militer atau ancaman hibrida. Dan sebagai organisasi yang terlatih, terstruktur serta memiliki rantai komando yang ketat di seluruh wilayah Indonesia, maka OMSP (Operasi Militer Selain Perang) TNI adalah terobosan alternatif dalam menghadapi krisis multidimensional akibat pandemi Covid-19 yang kita hadapi saat ini”, ujar Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo, S.H.

“Lanud Sam Ratulangi dengan segenap hati siap melaksanakan tugas kemanusiaan ini, bantuan kepada pemerintahan sipil, dan penanggulangan bencana sesuai dengan ruang lingkup OMSP yang tertera dalam kerangka regulasi yaitu UU No.3/ tahun 2002 tentang Pertahanan Negara dan UU No 34/ tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia”, kata Komandan Lanud Sam Ratulangi menjelaskan.

Serbuan Vaksinasi berjalan searah dengan PPKM sesuai dengan Surat Edaran Pemerintah Daerah Sulawesi Utara. Lanud Sam Ratulangi mendukung sepenuhnya demi pembangunan imunitas bangsa. Diketahui ada 410 kuota vaksin yang tersedia melalui Vaksin Hebat yang disalurkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulut. Total partisipan vaksinasi hari Senin (26/07/2021) adalah 337 orang.

Dengan rincian sebagai berikut, untuk vaksin dosis pertama adalah 325 orang, mereka adalah para Lansia sebanyak 33 orang, anak-anak antara usia 12 sampai 17 tahun sejumlah 45 orang, dan masyarakat publik sejumlah 292 orang. Sedangkan vaksin dosis kedua sejumlah 12 orang.

Total vial yang terpakai adalah 33 vial yakni Sinovac dari Biofarma, dilayani oleh 12 Vaksinator dari Rumah sakit TNI AU Sam Ratulangi serta empat petugas bantuan dari Tim Vaksin Hebat.(Pentak Lanud Sam Ratulangi Manado).

Editor: Famati Ndruru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini