Kasus Covid-19 Melonjak, Presiden Jokowi Minta Masyarakat Bergandeng Tangan Patuhi PPKM Darurat Dan Prokes

0
241
Jakarta,  NAWACITAPOST– Dengan melonjak kasus Covid-19 membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat dan semua pihak untuk bersama-sama untuk mematuhi PPKM darurat agar lonjakan kasus Covid-19 ini berakhir.
“Lonjakan kasus Covid-19 beberapa hari ini membuat kita semua harus bekerja keras. PPKM Darurat sudah diterapkan di Jawa dan Bali,” kata Presiden Jokowi melalui akun Facebooknya jokowidodo yang dilihat,  Kamis (8/7/2021).
Bahkan,  Jokowi mengingatkan agar jajaranya bekerja keras dalam menangani kasus Covid-19 ini.
Selain itu,  mantan Gubernur DKI jakarta ini meminta langkah antisipasi peningkatan kebutuhan tempat tidur di seluruh ruma sakit (RS) Jakarta dan sekitarnya.
“Sebagai langkah antisipasi peningkatan kebutuhan tempat tidur di rumah-rumah sakit di Jakarta dan sekitarnya, pemerintah menyiapkan sejumlah tempat tambahan untuk isolasi bagi mereka yang positif,” kata Jokowi.
“Di Asrama Haji Pondok Gede yang saya tinjau semalam, pemerintah menyiapkan 900 tempat tidur isolasi, 50 ICU (intensive care unit), dan 40 HCU (high care unit). Fasilitas ini saya harap sudah bisa digunakan dua hari ke depan,” ucapnya.
“Di Rumah Susun Nagrak kita siapkan 2.273 tempat tidur dan di Rumah Susun Pasar Rumput sebanyak 3.986 tempat tidur,” ungkap dia.
Di samping itu, pemerintah juga menambah kapasitas Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet sebanyak 1.200 tempat tidur.
“Saudara-saudara, pandemi ini belum berakhir. Saya berharap kita semua bergandeng-tangan dan bersama-sama mengakhirinya. Pemerintah menyiapkan vaksin dan layanan kesehatan, dan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan,” tutupnya.
Untuk diketahui,  pemerintah telah berlakukan PPKM Darurat sejak tanggal 3 – 20 Juli 2021 dalam menghadapi lonjakan kadis Covid-19 Ini.  Had Ini dilakukan Untuk menekan lonjakan kadis Covid-19 yang Denali tinggi. Diharapkan dengan penerapan PPKM darurat penyebarang wabah Covid bisa selesai.