Lonjakan Kasus Infeksi Corona, Tes Deteksi Covid-19 GeNose Harus Dihentikan

0
191

Jakarta, NAWACITAPOST – Ditengah lonjakan kasus terinfeksi Covid-19, Ahli Biologi Molekuler Ahmad Utomo dalam twitternya meminta untuk menghentikan penggunaan GeNose sebagai alat tes sebelum perjalanan.

Melalui akun Twitter pribadinya, Ahmad Utomo mengungkap kekhawatirannya terhadap hasil GeNose dan meminta agar verifikasi perjalanan dan tes deteksi Covid-19 dikembalikan ke standar yang berlaku.

“Mohon sangat, setop penggunaan Genose untuk verifikasi perjalanan kembalikan ke tes standar baku, kecuali sudah ada bukti validasi Genose dari minimal 3 kampus merdeka,” ujar Ahmad melalui akun Twitter @PakAhmadUtomo, Senin (21/06/2021).

Cuitan ahli Biologi Molekuler mengenai kekhawatirannya juga turut dirasakan oleh sejumlah warganet yang telah terbukti tetap negatif meski sudah melakukan swab PCR setelah hasil GeNose positif, dan ada pula yang memiliki kondisi sebaliknya.

“setuju menurut gue GeNose gak akurat, hari kamis kantor gue GeNose, sabtu sore temen kantor gue positif setelah PCR” tulis akun @htxcii, membalas ciutan Ahmad Utomo

Warganet meragukan hasil dari GeNose C19, dan dianggap tidak memenuhi standar untuk digunakan sebagai alat deteksi Covid-19. Keraguan ini disampaikan pula oleh ahli Biologi Molekuler dalam ciutan berikutnya

“Saya malah belum tahu apakah sudah ada publikasi GeNose itu sendiri. Saya maklum itu perlu waktu. Tapi sebelum dijadikan alat verifikasi perjalanan mengapa tidak menunggu hasil validasi dari kampus merdeka dulu ya,” kata Ahmad.

Ahmad Utomo menyampaikan kekecewaannya kepada rakyat yang mulai abai, yang sudah positif masih melakukan aktivitas diluar rumah dan tidak mengikuti aturan pemerintah dengan isolasi mandiri. Hal itu tentu menjadi faktor lonjakan kasus Covid-19 yang melanda beberpa daerah.

(Reski K. Ayuningsih)