Kisah Penyintas Kanker Nadya Valerie Jadi Lulusan Terbaik S2 Universitas Airlangga

0
31

Surabaya,NAWACITA-Kabar bahagia datang dari penyintas kanker asal Surabaya, Nadya Valerie. Nama Nadya memang sempat menjadi perbincangan hangat netizen, setelah kisahnya viral di media sosial.

 

Nadya Valerie adalah salah seorang pasien kanker yang beruntung karena dikeliling oleh orang-orang baik di sekitarnya. Seperti diketahui, perempuan berusia 23 tahun itu divonis terserang kanker limfoma atau kelenjar getah bening pada Mei silam. Namun, ia tidak pernah patah semangat berjuang melawan penyakit mematikan tersebut. Bahkan, dua hari lalu Nadya membagikan sebuah kabar membahagiakan. Ya, ia berhasil menyelesaikan pendidikan S2 di Universitas Airlangga.

Lulusan terbaik

Kamis 5 September 2019, Nadya mengunggah dua buah foto yang membuat para netizen kagum. Pada foto tersebut, ia tampil cantik mengenakan kebaya bernuansa pink dan abu-abu. Meski rambut di kepalanya sudah habis karena kemoterapi, Nadya tetap tersenyum bahagia saat mengikuti prosesi wisuda di kampusnya. Ia bahkan menjadi lulus terbaik ke-3 untuk Program Studi Magister Kenotariatan Universitas Airlangga.

“Karena isi kepala lebih penting daripada rambut di kepala. Pasien kanker juga bisa berprestasi!,” tulis Nadya pada keterangan foto.

 

Tampil cantik mengenakan toga

Nadia juga mengunggah potret dirinya saat mengenakan toga. Ia benar-benar terlihat cantik dengan sentuhan makeup natural. Di tangannya terdapat se-bouquet bunga mawar berwarna merah jambu dari orang-orang yang mencintainya. Foto ini lagi-lagi membuat netizen kagum karena disisipi sebuah caption yang sangat inspiratif.

 

“Pencapaian yang aku dapatkan hari ini bukan untuk membuktikan aku bisa. Tapi untuk membuktikan bahwa para penyintas kanker memiliki kualitas hidup yang sama dengan yang lain,” tulis Nadya Valerie pada keterangan foto.

 

Mendapat banyak hadiah

Seperti momen wisuda pada umumnya, Nadya juga mendapat banyak hadiah dari orang-orang yang mencintainya. Tak terhitung berapa banyak ia mendapatkan rangkaian bunga, boneka, dan pernak-pernik lainnya.

 

Ungkapan terima kasih kepada orangtua

Di momen bahagianya kali ini, Nadia juga tidak lupa mengungkapkan rasa terima kasih kepada kedua orangtuanya. Ia pun mengunggah sebuah foto yang diabadikan bersama sang ibunda tercinta. Keduanya terlihat cantik dengan senyuman manis yang merekah dari wajah mereka.

“Dari kecil gak pernah sekalipun ngerasain disuruh belajar sama orang tua, diingetin kerja PR, ditarget harus ranking berapa, disuruh cepet lulus, apalagi dimarahin cuma masalah sekolah. Sama sekali gak pernah.”

 

“Tapi daridulu cuma dibilangin kalau papi mami gak bisa kasi apa-apa selain pendidikan, pendidikan itu bekal yang akan kalian bawa selamanya, kalo keperluan yang menyangkut pendidikan pasti difasilitasi, itu yang membuat kita sadar akan pentingnya pendidikan”

 

“Kuliah juga gak pernah diatur harus ambil jurusan apa, setiap anak dikasi kebebasan buat memilih jalannya masing-masing. Mungkin kadang terkesan gak peduli, tapi sebenarnya itu mereka lakukan karena percaya sepenuhnya kepada anaknya. Itu yang membangun rasa kepercayaan diri dan tanggung jawab yang besar dalam diri Nana.”

 

“Terima kasih papi dan mami sudah membesarkan nana dengan baik. Selamanya nana gak akan pernah bisa membalas kalian. Setidaknya nana akan selalu berusaha untuk membanggakan kalian seumur hidup nana,” tulisnya.

 

Meski telah menyelesaikan pendidikan S2, perjuangan Nadya ternyata belum berakhir. Sekarang ia tengah berjuang untuk ‘lulus’ dari chemoterapy. Semangat ya, Nadya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here