TANGERANG, NawacitaPost.com Sehubungan dengan adanya penerapan teknologi pengelolaan sampah di Jatiwaringin dan adanya pengangkutan sampah yang dilakukan oleh pihak swasta, Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan penyusunan Raperda tentang pengelolaan sampah yang didalamnya turut terlibat Perancang Peraturan Perundang-Undangan Kantor Wilayah Kemenkumham Banten.

Rapat turut dihadiri oleh Rapat dihadiri oleh Sekdis LHK dan Jajaran, Bappeda, Tim konsultan Sucofindo, Konsultan Hukum, dan Bagian Hukum Setda Kabupaten Tangerang. Menurut informasi yang didapatkan, Pada tanggal 13 Oktober 2022 akan direalisasikan upaya penanganan sampah di TPA dengan teknologi baru yang ramah lingkungan.

“Hasil koordinasi dengan kementerian lingkungan hidup dan kehutanan bahwa dengan adanya UU Cipta Kerja harus ada AMDAL baru terkait TPA dimana lingkup pengelolaan sampah dilakukan oleh tim penilai LHK. Raperda ini hanya mengatur tentang Pengelolaan Sampah, terkait pengaturan tentang lumpur tinja akan dibuat dalam perda tersendiri, “ ujar Sekdis LHK.

Terkait dengan Raperda tentang pengelolaan sampah ini, Perancang Peraturan Perundang-Undangan Kanwil Kemenkumham Banten mengungkapkan bahwa dalam draft Raperda ini sebaiknya fokus pada pembahasan kaitan dengan definisi pengelola sampah.

“Badan usaha dan mitra kerja sama Daerah tidak perlu dimunculkan karena sudah include dalam definisi pengelola sampah, sehingga tidak perlu ada lagi istilah Badan Usaha dan Mitra Kerja Sama Daerah yang digunakan dalam raperda ini,” ujar Huda, perancang Kanwil Kemenkumham Banten.

Terkait proses teknologi pada tahap pengurangan sampah hanya untuk badan usaha atau mitra kerjasama daerah. Pengurangan sampah oleh masyarakat tidak perlu diwajibkan menggunakan proses teknologi, karena ada tahap ini masyarakat belum menghasilkan sampah.

“Dalam memuat muatan lokal agar tidak bertentangan dengan Peraturan sektoral diatasnya, misalnya adanya pemusnahan sebagai bagian dalam pengelolaan sampah. Sebaiknya Pemusnahan menjadi salah satu metode dalam pemrosesan akhir sampah yang menjadi bagian akhir dalam penanganan sampah,” tandasnya. (Humas Kanwil Banten)

Baca juga :  Jadi Tuan Rumah, Kanwil Kemenkumham Banten Sukses Dukung Gelaran "Kemenkumham Fun Bike 2022"