Perempuan Tanah Jahanam: Tambah Layar hingga Tembus 1,5 Juta Penonton

1
288

Jakarta,NAWACITA – Perempuan Tanah Jahanam berhasil menembus 1,5 juta penonton sejak diputar Kamis (17/10/2019). Animo publik rupanya cukup tinggi dengan film garapan Joko Anwar itu. Sebelumnya film yang dibintangi Tara Basro ini berhasil mengalahkan film Pengabdi Setan pada hari pertama pemutarannya.

“Terima kasih, teman-teman! Penonton Opening Day #PerempuanTanahJahanam melebihi target kami dan lebih tinggi dari film horor saya sebelumnya Pengabdi Setan! Terima kasiiih!” tulis Joko Anwar, Jumat (18/10/2019).

Hari pertama pemutaranya Perempuan Tanah Jahanam mencapai angka 117.001 penonton. Sedangkan Pengabdi Setan yang rilis pada September 2017 menoreh angka 91.000 padah hari pertama penayanganya.

Keberhasilan film yang berlokasi di Banyuwangi, Lumajang, dan Gunung Ijen ini tidak berhenti disitu, 145 layar bioskop ditambah pada hari pertama penayanganya.

“Teman-teman kesayangan, karena animo penonton yang LUAR BIASA, layar bioskop untuk PEREMPUAN TANAH JAHANAM ditambah dari 160 layar jadi 305 layar di seluruh Indonesia,” tulis Joko di akum Twitter-nya, Kamis (17/10/2019) pagi.

Terhitung dua minggu lebih setelah hari pertama penayanganya, Perempuan Tanah Jahanam menoreh 1,5 juta penonton. “Terimakasih teman-teman yang udah jadi bagian dari 1,5 juta penonton Perempuan Tanah Jahanam!” tulis Joko pada akun Instagram-nya, @jokoanwar,Senin (4/11/2019).

Joko mengaku awalnya hanya mencoba-coba untuk membuat film bergenre thiller. Dirinya terkejut ketika Perempuan Tanah Jahanam menoreh jumlah penonton yang banyak, karena genre thriller yang selama ini kurang laku di bioskop Indonesia.

“Semoga ke depannya lebih banyak film Indonesia dengan tema, cerita, gaya yang lebih beragam. Amin! Terimakasih sekali lagi, teman-teman!,” tulis Joko.

Film ini bercerita mengenai seorang perempuan muda bernama Maya (Tara Basro) yang memiliki warisan di desa keluarganya. Masyarakat desa mencoba membunuhnya untuk menghilangkan kutukan yang telah melanda desa tersebut selama bertahun-tahun. Film karya sutradara Joko Anwar ini telah tayang di jaringan bioskop Indonesia pada 17 Oktober 2019.

Comments are closed.