www.nawacitapost.com

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Kadar gula darah yang tinggi adalah salah satu kondisi yang tidak bisa diremehkan karena kondisi ini merupakan penyebab utama penyakit diabetes. Jika dibiarkan berlarut-larut kondisi medis ini bisa menyebabkan kerusakan saraf, pembuluh darah, bahkan bisa mengancam nyawa.

Kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) adalah kondisi yang umum terjadi pada pasien diabetes melitus. Orang yang tampak fit dan bugar juga mungkin saja memiliki gula darah tinggi. Namun, ternyata tidak semua orang memiliki gula darah tinggi menunjukkan tanda dan gejala yang jelas. Oleh karena itu, hendaknya setiap orang, baik Anda yang memiliki diabetes, prediabetes, maupun yang masih merasa sehat sekalipun, mengenali dengan baik seperti apa ciri-ciri gula darah tinggi.

Mengutip dari hellosehat.com, berikut adalah gejala umum dari gula darah tinggi yang perlu Anda waspadai yaitu:

  1. Selalu merasa haus dan sering buang air kecil

Ciri-ciri gula darah tinggi yang mungkin pertama kali Anda sadari pada awalnya adalah cepat haus. Haus adalah sensasi yang wajar, pertanda tubuh sedang dehidrasi dan membutuhkan asupan cairan. Namun, cepat haus dapat menjadi gejala gula darah tinggi jika tidak juga hilang meski Anda sudah banyak dan sering minum. Kelebihan gula dalam darah normalnya akan ikut terbuang bersama urine setiap kali Anda buang air kecil.

Namun, glukosa yang berlebihan akan membuat urine mengental. Maka sebagai cara mengencerkan urin yang mengental, otak akan mengirimkan sinyal “rasa haus” agar Anda cepat minum. Karena kadar gula dalam darah sudah terlalu banyak, Anda otomatis akan ingin untuk minum lebih banyak. Semakin banyak Anda minum, semakin sering pula buang air kecil. Gejala gula darah tinggi ini juga sering terjadi di malam hari sehingga mengganggu tidur.

  1. Merasa kelelahan
Baca juga :  MKEK Pusat IDI Pecat Letnan Jenderal TNI (Purn) Prof Dr. dr. Terawan Sebelum Muktamar di Aceh

Gejala gula darah tinggi yang perlu Anda waspadai selain merasa haus terus-menerus adalah mudah lelah. Hal ini terjadi akibat tubuh merasa kekurangan sumber energi, padahal sebenarnya tidak. Gula adalah sumber utama energi di dalam tubuh. Jika gula darah tinggi, harusnya energi yang dimiliki tubuh semakin banyak. Pada kenyataannya, tubuh justru tidak mampu untuk mengolah gula darah yang sudah berlebih karena fungsi hormon insulin yang membantu menyerap gula dalam darah terganggu. Akhirnya, gula malah menumpuk terlalu banyak dalam darah dan tidak bisa terpakai sebagai energi. Ciri-ciri gula darah tinggi ini justru membuat tubuh seolah kekurangan energi.

  1. Selalu lapar, tetapi berat badan malah turun

Tidak hanya kelelahan, gejala gula darah yang tinggi juga bisa menyebabkan seseorang jadi cepat lapar meski baru saja makan banyak. Kelebihan gula dalam darah tidak bisa diolah tubuh menjadi energi sehingga sel-sel tubuh tidak mendapatkan energi. Sel dan jaringan yang kekurangan asupan energi akan mengirimkan sinyal “lapar” ke otak agar nafsu makan Anda meningkat untuk kembali mengonsumsi makanan. Alih-alih membuat kenyang dan meningkatkan berat badan, ciri-ciri gula darah tinggi satu ini malah menyebabkan tubuh kurus.

  1. Penglihatan kabur

Gejala gangguan mata yang paling sering dirasakan orang dengan kadar gula tinggi adalah pandangan kabur. Kadar gula darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penglihatan kabur secara sementara. Hal ini disebabkan oleh lensa mata yang membengkak. Jika gula darah dikendalikan, kemampuan penglihatan pun akan membaik. Selain itu, diabetes juga dapat menyebabkan komplikasi lain pada mata akibat kadar gula darah yang tinggi dalam jangka waktu lama, misalnya glaukoma, gangguan retina, dan katarak.

  1. Mulut kering
Baca juga :  Alasan Anda Lebih Sering Digigit Nyamuk Dibanding Orang Lain

Mulut kering atau yang biasa disebut dengan xerostomia, merupakan salah satu ciri-ciri gula darah tinggi. Pada orang yang memiliki gula darah tinggi, gejala mulut kering juga umum dibarengi dengan masalah bibir kering dan pecah-pecah, bau mulut, sering haus, dan sensasi kering di tenggorokan. Tingginya kadar gula darah menyebabkan kelenjar air liur terganggu sehingga tidak menghasilkan air liur secara normal. Akibatnya, kebutuhan air liur tidak tercukupi dan menciptakan kekeringan dan masalah di mulut. Pada beberapa orang dengan gula darah tinggi, nyeri dan sakit pada gusi juga menjadi tanda lain yang menyertai.