Kamis, 4 Juni 2026

Ade Armando : Selebriti Yang Sukses Itu Mengedukasi Dan Berempati

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Senin, 19 April 2021 | 15:22 WIB
Jakarta, NAWACITAPOSTSejumlah hal tentang  pernyataan Deddy Corbuzier soal kritik Ade Armando ke para selebritis Ade Armanado setuju dengan pernyataan ayah dari Azkanio Nikola Corbuzier yang juga pelaku konten edukatif (mewawancari banyak tokoh dan orang yang punya kemampuan di atas rata-rata sampai yang kontroversial),  tutur  pengamat komunikasi politik dan dosen di Fisip UI.

Baca Juga : Pesan Krisdayanti (Ibunya Aurel) : Konten Harus Bermartabat dan Berprestasi, Jangan Pamer Kemewahan



MENURUT Deddy dalam chanel atau konten Youtubenya yang juga dikenal sebagai pembawa acara Hitam Putih di sebuah stasiun TV. Bahwa, kritik Ade kepada Atta Halilintar itu hanya terkait pamer kemewahan yang ditampilkan di media sosial Youtube.

Ade pun tak mempersalahkan  kalau seseorang katakan artis punya rumah mewah melalui kerja kerasnya, itu haknya dia, selama yang bersangkuta bayar pajak.

Namun, yang menjadi masalah, ketika kemewahan dan kekayaan para artis di umbar dan disombongkan melalui media sosial. Dan itu bisa menjadi masalah sosial yang serius.

Sedangkan yang tidak setuju dari pendapat Deddy, kata Ade  para artis pamer kemewahan karena jualan konten. Dan, Dedy berharap penonton memaklumi  tingkah para artis. Pernyataan Deddy yang membela rekannya (artis) terkait ini, kata Ade salah.

Karena secara etika itu sudah salah,  dan itu tidak dapat dibenarkan karena penontonnya suka. Lalu, Acde menggunakan contoh Deddy. Dalam videonya itu Deddy bilang, bahwa untuk mencapai  14 juta subscriber yang menjadi pelanggan setianya chanel Youtube Deddy Corbuzier.

Deddy harus struggling (bekerja keras). Bagi Ade,  apa yang dilakukun Deddy  itu contoh? Tanpa memamerkan pertunjukan kemewahan atau konten sampah, Deddy bisa sukses.

Menurut Ade, pamer kemewahan bukan cara tungal atau cara menarik viewers.  Seperti yang dilakukan Deddy, mayoritas isi chanel Youtubenya  adalah wawacancara.  Deddy pernah mewawancarai ahli radikalisme Dina Sulaeman ditonton 3,4 juta orang, Menkopolhukam Mafud M D 2,4 juta, dan Abu Janda 3,6 juta. Pelawak senior Malih, ditonton 11 juta orang. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, dan terakhir pertandingan catur Dewa Kipas dan GM Wanita Irene Kharisma Sukandar 12 juta.

Dari renteten yang hanya sebagian di tampilkan di chanel Youtube milik Deddy, ternyata penonton Indonesia mau kok menonton konten edukatif.

Memang perjuangannya tidak mudah, untuk konten edukatif, Tapi toh Deddy bisa melakukanya dengan baik sukses. Konten serius yang mencerahkan penonton lewat Chanel Youtube Deddy.

Jadi, agak sulit ada argumen yang mengatakan bahwa rekan-rekannya yang artis perlu dimakluminya karena memamerkan kemewahan kekayaan, demi mencari nafkah dan tidak suka dengan hal atau konten edukatif, sudah terjawab dengan apa yang disajikan Deddy dalam konten edukatif di chanel yiutubenya,.

Pernyataanya,  kenapa Deddy dalam kontennya tak memamerkan konten pamer kemewahannya. Karena menurut Ade, Deddy sadar bahwa kekayaan itu bukan sesuatu  yang dipertontonkan secara demonstratif  di depan  publik. Itu nampaknya tidak dipahami Atta Halilintar dan fans loyalnya.

Salah satu kegalauan Atta, dalam kontennya di instragam pribadinya dikritik karena soal pamer kemewahan kekayaannya. Lalu Atta menceritakan ada konten ketika dia naik angkot, sampan, buka puasa bersama dengan anak yatim dan sebagainya.

Ade mengatakan kepada Atta bahwa pamer kemewahan itu tidak pantas.Yang paling penting apakah pamer kemewahan itu adalah penting dan diridhoi Tuhan?

"Wahai, Atta dan Aurel, wahai Rafi dan Nagita, dan wahai para selebritis sukses lainnya. Demi kebaikan Indonesia dan demi kebaikan bersama hentikanlah pamer kemewahan, karena kami mencintai Anda. Tapi tolonglah Anda mencintai Indonesia dengan tidak memamerkan kemewahan kekayaan," pungkasnya.

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini