Ludahi Minuman Polisi, Karyawan Dunkin Donuts Ditangkap

0
206
Ludahi Minuman Polisi, Karyawan Dunkin Donuts Ditangkap

NAWACITAPOST.com- Seorang karyawan Dunkin Donuts ditangkap, setelah seorang Polisi Negara Bagian Illinois, Amerika Serikat yang menjadi pelanggannya menemukan lendir dalam minuman yang dipesan. Polisi yang berbasis di Chicago, membeli kopi hitam besar pada Kamis malam. Dengan maksud membuat minuman itu tak terlalu panas, dia lantas melepas penutup gelas.

Pada saat itulah sang polisi menemukan lendir mengambang di atas permukaan kopi yang dipesannya. Belakangan dipastikan bahwa lendir itu merupakan bagian dari air liur.

Baca Juga : BPN Lampung Dukung Langkah PLN Percepatan Sertifikasi Aset

Vincent J. Sessler, seorang pemuda berusia 25 yang bertugas menyiapkan kopi itu langsung menjadi tertuduh. Dia ditangkap dengan tuduhan melakukan perbuatan tak tertib, perilaku sembrono kepada petugas polisi. Demikian keterangan pihak Kepolisian Negara Bagian Illinois. Namun, pemberitaan ini belum dapat memastikan apakah Sessler mendapatkan bantuan pengacara untuk menangani perkara ini.

“Ini keterlaluan dan menjijikkan,” kata Direktur ISP Brendan F. Kelly dalam sebuah pernyataan.

“Padahal, para polisi di Negara Bagian Illinois sudah menaruh hati dan jiwa mereka untuk melindungi kehidupan dan hak-hak semua orang di negara bagian ini, setiap hari,” sebut dia.

“Mereka tak layak mendapatkan perlakuan yang menghina dan berbahaya seperti ini.” kata Kelly.

Meski perkara ini masih berlanjut, namun segera setelah kejadian itu Sessler langsung dipecat dari pekerjaannya.

“Jenis perilaku yang dilaporkan kepada kami tidak konsisten dengan nilai-nilai dari brand yang kami dirikan,” kata Jurubicara Dunkin’.

“Dunkin’ sangat menghargai petugas polisi yang bekerja tanpa lelah untuk menjaga komunitas kita aman.”

“Kami pun telah menghubungi petugas tesebut secara langsung untuk meminta maaf atas  kejadian ini,” sebut Jurubicara tersebut.

Sessler kini ditahan di Distrik ke-8 Departemen Kepolisian Chicago, dan penyelidikan sedang berlangsung.