Gadget Terbukti Mengurangi Kebahagian

0
22

Jakarta, NAWACITA– Orang sibuk bermain atau menatap layar gadget adalah pemandangan yang nyaris bisa ditemui setiap hari. Baik di kantor, transportasi umum, hingga saat rapat sekali pun. Gadget menjadi benda yang wajib dibawa sehari-hari, yang terkadang lebih penting dibanding dompet. Bedasarkan penelitian sebelumnya, telepon genggam mampu meningkatkan interaksi sosial dan membantu seseorang mengurangi perasaan terisolasi.

Namun sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa mereka yang kehidupannya tak bisa lepas dari gadget, justru merasa diri mereka kurang bahagia. Klaim tersebut diungkapkan setelah peneliti mempelajari kebiasaaan lebih dari 500 siswa berusia 18-22 tahun dalam menggunakan gadget. Para peneliti mengukur bagaimana gadget dapat mempengaruhi pandangan mereka terhadap kehidupan, selain itu, peneliti juga melihat nilai ujian para siswa.

Hasilnya, gadget turut meningkatkan rasa cemas seseorang karena mereka memiliki kewajiban untuk tetap berhubungan secara konstan. Rasa cemas muncul karena mereka terus dihubungi melalui gadget. Sementara partisipan lainnya kesulitan berhenti menggunakan media sosial, seperti Facebook.

Para peneliti yang terdiri dari Jacob Barkley, Aryn Karpinski dan Andrew Lepp, dari Kent University di Ohio mengatakan, gadget bisa menjadi penyebab stres yang cukup besar. Hal ini jelas terlihat kontras dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan gadget dapat membantu mengurangi perasaan terisolasi.

“Situs jejaring sosial kadang-kadang membuat saya sedikit terikat dengan gadget, hal ini membuat saya merasa seperti memiliki kewajiban lain dalam hidup saya” ujar salah seorang partisipan yang tidak disebutkan namanya seperti dilansir laman Daily Mail.

Tinggalkan Balasan