Waktu 1 Bulan, KKB Papua Berhasil Dilumpuhkan

0
212
Foto : KKB Papua

Papua, NAWACITAPOST – Pada (12/06/2021), kekejaman Kelompok Teroris, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua menjadi satu momok tersendiri bagi masyarakat sipil di Papua. Tak hanya melakukan pembakaran, penganiayaan, perampasan, pemerkosaan, Kelompok Kriminal Teroris Bersenjata tak segan – segan membunuh masyarakat. Teror – teror kekejaman yang dilakukan tak hanya pada masyarakat sipil dan aparat TNI – Polri pun menjadi korban penembakan mereka.

BACA JUGA: Ketum Ono Ndruru, Beesokhi Ndruru Realisasikan Satu Unit Ambulance melalui Yayasan NIAS

Satuan Tugas Nemangkawi TNI – Polri, sebagai Operasi Terpusat Kepolisian secara terus menerus melakukan pengamanan dan perlindungan terhadap masyarakat. Khususnya di wilayah Papua, pemburuan kelompok teroris ini terkadang menimbulkan korban dari aparat sendiri. Namun TNI – Polri tidak pernah sedikit pun mundur dari pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Teroris Bersenjata. Tercatat pada hasil 1 bulan terakhir 12 Mei sampai 12 Juni 2021, sudah 15 orang Teroris Bersenjata Papua berhasil dilumpuhkan.

BACA JUGA: Penyerahan Ambulance Yayasan NIAS Disaksikan oleh Tokoh Masyarakat Nias, Prof. Yasonna H. Laoly

Tak lain dengan 4 meninggal dunia, 11 mengalami luka serius. Tak hanya pada penindakan KKTB, penangkapan Daftar Pencarian Orang (DPO) baik kasus terorisme bersenjata maupun pemberian informasi tidak benar atau hoaks, provokasi kebencian maupun bentuk teror lainnya. Kasatgas Humas Ops. Nemangkawi Kombes Pol Iqbal Al Qudussy mengatakan. Tindakan tegas terukur yang senantiasa dikedepankan oleh TNI – Polri.

BACA JUGA: Pahitnya Hidup Bahlil Lahadalia, Kini Manis Duduk Kursi Menteri Investasi

“15 Teroris Kriminal Bersenjata berhasil kami lumpuhkan, 4 orang tewas, 11 terluka serius. Kelompok – Kelompok Teroris Bersenjata di Papua sudah kami identifikasi baik terror – teror yang mereka lakukan, jaringan kelompok maupun lokasi camp yang mereka tempati. Tinggal waktu saja, kami akan terus kejar KKTB. Dan selalu menjaga, melindungi masyarakat setempat dari teror kelompok teroris tersebut,” pungkas Iqbal. (Dian Humas Polri/Martin Buulolo/Ayu Yulia Yang)