Pantas Jokowi Tunjuk, Sikap Mensos Risma Patut Dicontoh

0
300
Foto : Mensos Risma dan Presiden Jokowi

Jakarta, NAWACITAPOST – Sikap Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, sapaan Risma patut dicontoh. Sebuah video merekam kemarahan Bupati Alor, Amon Djobo, tersebar di media sosial. Saat itu, dia terekam sedang memarahi dua staf dari Kementerian Sosial (Kemensos). Karena penyaluran bantuan untuk korban bencana. Bahkan, dalam video berdurasi 3.09 detik itu, dia terdengar mengumpat Risma. Membandingkannya dengan mantan Mensos, Khofifah Indar Parawansa.

Foto : Bupati Alor, Amon

“Jangan pakai politik-politik model begitu. Itu saya marah. Datang lagi dia bawa nama Kementerian Sosial. Nah lu pi bagi sudah kenapa bawa datang ke kami. Kau pun Menteri omong dengan Presiden. Bahwa bantuan kasih ke Ketua DPRD, pi di sana sudah to bikin apa ke kami. Nanti Pemerintah Pusat pikirnya kami Gubernur dan Bupati ini juga hanya tidur – tidur saja tidak urus manusia, saya tiap hari di lapangan kok. Saya marah karena mereka langkahi pemerintah daerah. Hanya karena kepentingan politik. Kita kerja ini bukan karena politik, ini bencana kemanusiaan bukan bencana politik,” kata Amon.

Foto : Presiden Jokowi dan Mensos Risma

Beberapa pekan setelah kejadian, Amon ternyata bertemu langsung dengan Risma yang kebetulan ada kunjungan kerja ke Desa Kaleb, Kecamatan Pantar Timur, pada 4 Mei lalu. Dia menyelipkan permintaan maafnya saat mendapatkan kesempatan memberikan sambutan di acara yang dihadiri Risma. Dalam kesempatan itu, dia juga menyebut Risma sebagai tokoh nasional yang membanggakan. Terlebih ketika dia melihat sosok Risma saat memimpin Kota Surabaya.

BACA JUGA: Penyerahan Ambulance Yayasan NIAS Disaksikan oleh Tokoh Masyarakat Nias, Prof. Yasonna H. Laoly

“Saya punya doa itu diterima oleh Tuhan. Bu Menteri saya mohon maaf kalau tutur kata saya salah. Tapi itulah satu ada di Jakarta, satu ada di provinsi, satu ada di kabupaten. Kadang – kadang ada informasi yang saling tidak berpendapat. Saya bangga karena waktu pesawat Air Asia dinyatakan hilang. Masyarakat saya juga satu yang mati. Ibu Risma bel sama saya tolong sampaikan. Jadi saya mohon maaf, saya pikir itu orang – orang berjiwa besar,” ungkap Amon mengakhiri.

Foto : Pelantikan Mensos Risma oleh Presiden Jokowi

Lantas Risma justru menanggapi dengan santai umpatan yang dikeluarkan dari Amon. Bahkan tidak ada rasa emosi sedikit pun. “Jadi kalau bantuan untuk bencana gimana kita saat itu saya sendiri. Saya ngirim barang saat itu dari Jakarta jauh. Kita kepingin cepat kita kirim dari Surabaya. Kalau dari Surabaya, angkutan itu gratis kita tidak bisa masuk ke pulau itu. Saya hubungi bagaimana kondisi disana. Karena hampir seluruh NTT (jaringan telekomunikasi terganggu). Saya hubungi Kepala Dinas, staf saya, enggak ada yang bisa. Karena memang saat itu jaringan terputus,” jelasnya.

Foto : Mensos Risma

“Saya masih ada WA-nya saya bisa tunjukan bahwa kami tidak punya kepentingan apapun. Terus begitu barang tidak bisa masuk, beliau (Ketua DPRD) menawarkan. ‘Bu itu ada paket dari Dolog (depot logistik) yang ibu bisa ganti. Karena kita tidak bisa merapat bantuan. Karena cuacanya buruk. Seperti itu, akhirnya ya sudahlah dibagi. Tidak ada (kepentingan apapun). Sekali lagi itu bukan PKH. Kami mulai bulan Januari tidak ada bantuan sosial dalam bentuk barang, tidak ada. Itu adalah bantuan bencana,” pungkas Risma pada (02/06/2021). Pantas saja Presiden Joko Widodo (Jokowi) tunjuk Risma untuk menjabat kursi Mensos. (Ayu Yulia Yang)