Ketua DPRD Kota Bekasi Jago Bahasa Jepang, Tak Muluk Kejar Jabatan

0
203
Foto : H. Chairoman J. Putro, B.Eng.,MSi.

Jakarta, NAWACITAPOST – Ketua DPRD Kota Bekasi H. Chairoman J. Putro, B.Eng, M.Si. tak disangka jago berbahasa Jepang. Bahkan dirinya menguasai kanji dan merupakan lulusan kampus di Jepang. Dirinya begitu gigih. Tidak pesimistis sebagai putra yang mana terlahir dari kedua orang tua yang berprofesi guru. Yang mana notabene dulu itu gaji guru tidak seberapa. Dirinya pula tak muluk dalam mengejar jabatan. Termasuk memangku jabatan Ketua DPRD seperti saat ini pun dia tidak menyangkanya. Hal itu terungkap ketika Nawacitapost menemuinya pada (03/05/2021) di kantornya.

Foto ; Ketua DPRD Kota Bekasi, H. Chairuman J. Putro, B.Eng, MSi.

“Saya bisa kanji. Kan saya belajar bahasa Jepang. Kalau masa kecil saya, dari kecil kalau dibilang susah, kalau dibilang seneng banget tidak ya. Dibilang susah bener, tidak juga. Saya keluarga guru, ibu bapak guru. Tapi dari sekian banyak anak, lima anak, mungkin saya yang paling berhasil kali ya. Lebih karena mungkin suka belajar dasarnya. Tapi termasuk yang mungkin taat ya sama orang tua itu. Sehingga dari kecil memang saya cukup berprestasi sejak kecil secara akademik. Dan sampai sekarang kayanya lancar – lancar saja deh,” ungkap pria kelahiran tahun 1969 tersebut.

BACA JUGA: Disinyalir Pelabuhan Teluk Dalam Nias Selatan, Pintu Masuk Barang Tanpa Kantongi Izin

Chairoman juga mengungkapkan. Bahwa banyak hal tak disangka yang didapatkan dalam hidupnya. Dulunya dia melalui jenjang pendidikan dengan rasa kegigihan yang tinggi. “Saya lulusan SMA 39 Jakarta. Sempat masuk STAN sekitar satu bulan ya. Lalu dapat SIPENMARU. Sehingga masuk diterima di UI. Saya masuk di Teknik Mesin. Tidak sampai setahun, saya dapat program ke luar negeri, program Habibie. Nama STMDP (Science and Technology Manpower Development Program). Itu adalah program kerjasama Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jepang dalam bentuk kerjasama pengiriman pelajar,” ungkapnya.

Foto : Ketua DPRD Kota Bekasi, H. Chairuman J. Putro, B.Eng, MSi.

“Saya kemudian D1 disana, bahasa setahun, S1 4 tahun di Jepang, tambah S2 3 tahun. Total 8 tahun saya di Jepang. Saya pulang menjadi peneliti di BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), 1997 sampai 2004. 2004 saya non aktif dari BPPT. Kemudian masuk di Perusahaan Konsultan Jepang sampai 2006. 2006 saya masuk Perusahaan Jepang, YKK AP namanya, Architecture Around Product Indonesia, Profile Aluminium untuk Windows. Cukup bagus. Karena saat itu ada prospek untuk naik jabatan ya sebagai GM. Tapi ada penawaran dari PKS. Ketika itu PKS mengembangkan branding dari Besi Peduli, tahun 2004,” ungkap Ketua DPRD.

Foto : Ketua DPRD Kota Bekasi H. Chairuman J. Putro, B.Eng, MSi.

Chairoman pun menyampaikan bahwa PKS pun tambah profesional dalam dunia perpolitikan terutama dalam program – programnya. “Tambah profesional, tahun 2009. Nah akhirnya saya ditarik untuk ikut pemilu. Nah kebetulan terpilih. Dari situlah sampai sekarang sudah hampir 3 periode saya menjadi anggota DPRD. Tahun 2019 karena PKS memenangkan partai Pileg di Kota Bekasi, akhirnya dipercaya menjadi Ketua DPRD dari partai. Mungkin bahasanya saya bukan memiliki background seorang politisi. Background saya lebih kepada peneliti. Kemudian berbasis pendidikan dari luar negeri,” lanjutnya.

Foto : Ketua DPRD Kota Bekasi, H. Chairoman J. Putro, B.Eng,MSi

Bagi Chairoman, pendidikan sangatlah penting. Sebab dengan pendidikan itu bisa mendapatkan basis tentang ilmu yang dibutuhkan didalam dunia perpolitikan. “Tapi dengan basis itu yang ingin kita kembangkan menjadi politisi. Itu yang menyebabkan tahun 2010 saya ambil S2 Ilmu Administrasi Negara, Manajemen Ilmu Administrasi. Karena apapun konteksnya, ilmu politik itu sesungguhnya ilmu pamungkas. Dia harus terbingkai dengan pengetahuan akademis tertentu sebagai pembuat framing. Kebijakan publik yang dilahirkan seharusnya bersifat menata dan dapat menjangkau publik,” tandasnya. (Martin Buulolo/Ayu Yulia Yang)