Peneliti ISESS Sebut Penangkapan Eks Petinggi FPI, Pintu Masuk Polri Bersihkan Ekstremisme

0
351
Foto : Penangkapan Munarman

Jakarta, NAWACITAPOST – Peneliti dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto menyebut. Penangkapan Eks Petinggi Front Pembela Islam (FPI), Munarman menjadi pintu masuk Polri membersihkan pergerakan kelompok berpaham ekstremisme di Tanah Air. Menurutnya, penangkapan Munarman mempunyai konteks besar bagi aparat keamanan. Yakni menyingkirkan orang atau pun kelompok berpaham ekstremisme.

BACA JUGA: Purnawirawan Kapolri Miliki Villa Megamendung dan Masjid, Siapakah?

“Sekarang ditersangkakan dengan pasal terorisme terkait baiat ISIS. Ini hanya soal pintu masuk saja untuk bagaimana menangkap Munarman ini. Semuanya mengarah ke sana, bagaimana FPI ini benar-benar harus segera dibersihkan dari anasir-anasir ekstemisme,” ujar Bambang dalam diskusi virtual di pada (02/05/2021). Dia menyebut seseorang berpaham terorisme maupun simpatisan ekstremisme sebetulnya banyak sekali. Begitu juga di tubuh FPI yang diduga banyak diisi orang berpaham ekstremisne atau mengarah pada terorisme.

BACA JUGA: Seorang Pria Ngamuk Bawa Pisau dan Gigit ASN di Dinas Pendidikan Nias Selatan

Oleh karenanya, penangkapan Munarman menjadi gebrakan besar yang juga memberikan efek jera kepada kelompok ekstremisme di Indonesia yang sebagian memang berada di FPI. “Jangan sampai yang semula hanya simpatisan kepada FPI pada gerakan sosial yang dilakukan FPI kemudian semakin besar kebenciannya kepada pemerintah, kepada kepolisian, kemudian mengarah pada ekstremisme, ini yang dicoba untuk dihindari dengan penangkapan Munarman ini,” tukas Bambang. (Martin Buulolo/Ayu Yulia Yang)

 

 

Tinggalkan Komentar