Anak Prajurit Awak Nanggala 402 Ditawar Kapolri Jadi Polri

0
373
Foto : Suasana Kapolri mendatangi keluarga korban KRI Nanggala 402

Jakarta, NAWACITAPOST – Pemerintah melalui Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menggelar upacara penganugerahan tanda kehormatan dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB). Yakni terhadap prajurit awak KRI Nanggala 402 di di Hanggar Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Juanda, Surabaya, Jawa Timur, pada (29/04/2021). Menhan selaku Inspektur Upacara didampingi oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah perwira tinggi TNI – Polri.

Foto : Kapolri mendatangi keluarga korban KRI Nanggala 402

Usai upacara, Sigit menyempatkan diri untuk mendatangi satu per satu para keluarga atau perwakilan dari awak Nanggala 402. Hal itu dilakukan untuk memberikan kekuatan dan dukungan moril. Sebagai bentuk penghormatan, dia pun menawarkan kepada anak – anak dari keluarga prajurit awak Nanggala 402 untuk bergabung menjadi bagian dari Polri. “Kepada bapak dan ibu yang mempunyai putra – putri yang akan mengabdi di kepolisian, akan difasilitasi,” katanya dalam keterangan tertulisnya.

BACA JUGA: Hilarius Duha dan Firman Giawa Resmi Kepala Daerah Nias Selatan, Pegiat Organisasi Minta Fokus Isu Besar

Foto : Kapolri mendatangi keluarga korban KRI Nanggala 402

Menurut Sigit, seluruh keluarga awak Nanggala 402 merupakan bagian dari Polri. Oleh karenanya diharapkan keluarga tidak perlu sungkan untuk menyampaikan hal – hal yang perlu dibantu oleh Polri. “Kalau ada permasalahan atau kesulitan berkaitan dengan surat – surat yang diperlukan akan dibantu, sampaikan saja saya dari keluarga besar Kapal Nanggala 402, seperti surat kehilangan, STNK, dan lainnya,” ujarnya. Diketahui, kapal selam KRI Nanggala 402 yang membawa 53 awak kapal dinyatakan tenggelam di perairan utara Pulau Bali. Proses pencarian pun dilakukan maksimal oleh Pemerintah Indonesia, instansi terkait dan bantuan dari negara lain. (Martin Buulolo/Ayu Yulia Yang)