Polri Diminta Menpora Zainudin Amali Usut Tuntas Kasus Suporter Dua Tim

0
307
Foto : Menpora Zainudin Amali

Jakarta, NAWACITAPOST – Polri diminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali untuk mengusut tuntas kasus suporter dua tim, Persija Jakarta dan Persib Bandung. Yang mana melakukan aksi tak terpuji yang mengabaikan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid 19. Padahal, protokol kesehatan ini sudah dijaga penyelenggara secara ketat dan disiplin. Pada (25/04/2021), usai final leg kedua Piala Menpora 2021 antara Persija dan Persib, The Jakmania melakukan konvoi di jalan – jalan Ibukota untuk merayakan gelar juara Persija Jakarta. Sementara suporter Persib, Bobotoh, melakukan aksi perusakan untuk melampiaskan rasa kecewa.

BACA JUGA: Seorang Pria Ngamuk Bawa Pisau dan Gigit ASN di Dinas Pendidikan Nias Selatan

“Saya berharap pihak kepolisian bisa segera mengusut tuntas insiden yang secara tak langsung mencoreng upaya stakeholders terkait untuk bisa menggulirkan kompetisi olahraga di tengah pandemi,” kata Amali saat konferensi pers virtual pada (26/04/2021). Menurutnya, hal ini dikarenakan masuk ranahnya kepolisian. Dengan begitu, Menpora pun minta tolong kepada kepolisian untuk melihat ini siapa yang mulai. Tentu ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Apalagi kalau ada yang melanggar hukum. Meski dia menyesali kejadian tersebut, dia mengklaim insiden itu sejatinya tak berkaitan langsung dengan Piala Menpora 2021. Karena terjadi setelah penutupan dan terjadi di kota lain.

BACA JUGA: Disinyalir Pelabuhan Teluk Dalam Nias Selatan, Pintu Masuk Barang Tanpa Kantongi Izin

Final Piala Menpora 2021 berlangsung di Stadion Manahan, Solo. Sementara dua insiden yang menimbulkan kerumunan itu terjadi di Jakarta dan Bandung. “Tentu kita harus pisahkan perjalanan panjang dari turnamen pramusim ini sampai dengan penutupan sudah berlangsung sukses. Artinya kami bisa jaga area itu. Insiden ini terjadi setelah penutupan, dan terjadinya di luar tempat pelaksanaan final itu, di Jakarta dan Bandung. Sekali lagi kami sambut baik langkah kepolisian yang akan lakukan penelusuran tentang oknum-oknum yang mengajak berkerumun dan sebagainya ini. Tindakan yang harus dilakukan tentu ada aturan hukum, kami serahkan ke pihak kepolisian. Mereka yang punya wewenang untuk itu,” akhirinya. (Martin Buulolo/Ayu Yulia Yang)