Bos Bluebird Menjadi Idola Artis

0
493
Foto : Nikita Willy bersama Indra dan Andre bersama Titi Rajo Bintang

Jakarta, NAWACITAPOST – Bos perusahaan besar Blue Bird rupanya menjadi idola artis. Lantaran memang terjadi pernikahan bos Blue Bird dengan artis. Sepeti Adrianto Andre Djokosoetono dan Indra Priawan Djokosoetono. Andre diketahui merupakan anak dari Purnomo Prawiro dan Endang Basuki. Ayah Adrianto, Purnomo Prawiro, merupakan pemilik bisnis Blue Bird. Sementara Indra diketahui merupakan salah satu putra bos Blue Bird Group. Indra merupakan cucu pendiri Blue Bird, Mutiara Siti Fatimah Djokosoetono. Mutiara diketahui adalah kakak beradik dengan Purnomo Prawiro.

Foto : Titi Rajo bersama sang suami Andre Djokosoetono dan putrinya

Blue Bird sepertinya meraih puncak kejayaan. Seperti dikutip dari Forbes.com, dalam peringkat versi Forbes, Purnomo Prawiro sempat duduk dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia. Pada 2014 dia duduk di posisi ke 25 dan berada di posisi ke 29 pada 2015. Nama Blue Bird diawali dengan nama Chandra Taxi yang mana dipelopori oleh Chandra Soeharto, anak dari Mutiara. Penamaan Blue Bird tak lepas dari sebuah filosofi khusus yang begitu berbekas di benak Mutiara. Blue Bird atau burung biru, adalah sebuah dongeng terkenal dari tanah Eropa yang pernah didengar kisahnya oleh Mutiara ketika dia bermukim di Belanda.

Foto ; Titi Rajo bersama sang suami Andre Djokosoetono

Dongeng tersebut mengisahkan tentang sang burung biru yang menasehati seorang gadis. Bahwa semua keinginan dapat dicapai melalui kerja keras dan kejujuran. Pesan moral dalam dongeng tersebut akhirnya menyentuh hati Mutiara. Membuatnya memutuskan untuk memakai nama Blue Bird sebagai brand untuk usaha taksinya. Kini Blue Bird telah menggurita sebagai salah satu bisnis transportasi yang sukses di Indonesia.

Foto : Titi Rajo bersama sang suami Andre Djokosoetono

Blue Bird menjadi brand taksi pertama yang menggunakan sistem argometer dan radio komunikasi pada kendaraan ber-AC. Tak hanya itu saja, Blue Bird juga mempelopori lahirnya anak usaha baru seperti Golden Bird (dengan mobil Limousine), Silver Bird Executive, Big Bird dan usaha penyewaan mobil (rental). Semua anak usaha tersebut dikembangkan berdasarkan ragam kebutuhan masyarakat akan jasa taksi, misalnya ada orang yang suka menggunakan taksi yang mewah, ada yang membutuhkan taksi dengan kapasitas muatan yang banyak serta berbagai kebutuhan lainnya.

Foto : Nikita Willy bersama sang suami Indra Priawan Djokosoetono

Selama beberapa dekade belakangan ini, Blue Bird telah menjadi salah satu perusahaan penyedia jasa transportasi umum terbaik di Indonesia. Dengan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, saat ini Blue Bird telah bertumbuh pesat dengan lebih dari 13.000 armadanya yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia. BIsa jadi kisah inspiratif demikian membuat artis lengket dengan bos Blue Bird. Menginspirasi perjalanan karir.

Foto : Nikita Willy bersama sang suami Indra Priawan Djokosoetono

Bos Blue Bird, Andre menikah dengan Titi Rajo Padmaja atau dikenal dengan Titi Rajo Bintang. Andre dan Titi memiliki jarak usia 3 tahun. Andre diketahui berusia 38 tahun, sedangkan Titi berusia 35 tahun. Andre menjabat sebagai Direktur Perseroan di Blue Bird Group. Jabatan ini da pegang sejak tahun 2012 lalu. Dia terbilang memiliki pendidikan yang memadai sebagai seorang pebisnis. Dia memperoleh gelar Sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 2000. Andre juga memperoleh gelar Master of Business Administration dari Bentley College, Massachusetts, Amerika Serikat, pada tahun 2003.

Foto : Nikita Willy bersama sang suami Indra Priawan Djokosoetono

Meskipun sang ayah menjabat Direktur utama di Blue Bird, ternyata Adrianto tidak memanfaatkan hal tersebut dengan memulai karir dari bawah. Dia bergabung dengan Perseroan sebagai Team Project SAP pada 2003-2005. Kemudian dia menjabat sebagai IT Manager pada 2005-2006. Dia juga pernah menjadi Ketua Unit Taksi Organda DKI Jakarta pada 2007-2013. Andre diketahui juga menjabat sebagai direktur utama di banyak perusahaan. Diantaranya PT Ocean Air Indonesia, PT Iron Bird Transport sejak 2003, PT Irdawan Multitrans sejak 2011, PT Big Bird Pusaka , PT Cendrawasih Pertiwijaya dan PT Pusaka Andalan Perkasa sejak 2012, dan PT Morante Jaya sejak 2013.

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Posisi Direktur juga dipegangnya di PT Pusaka Thrifty Indonesia dan PT Pusaka Prima Transport sejak 2001, PT Pusaka Integrasi Mandiri sejak 2008, PT Global Pusaka Solutions sejak 2009, PT Luhur Satria Sejati Kencana sejak 2012 dan PT Lintas Buana Taksi sejak 2013. Dia juga merupakan Komisaris di PT Central Naga Europindo sejak 2001, PT Pusaka Bumi Mutiara sejak 2010, PT Golden Bird Bali sejak 2012. Dia mempunya saudara Noni Sri Aryati Purnomo dan Sri Adriyani Lestari Purnomo. Keduanya pun sama – sama menjabat di Blue Bird.

Foto : Nikita Willy bersama sang suami Indra Priawan Djokosoetono

Demikian pun halnya dengan Indra. Diidolakan oleh artis. Sebab dirinya pun pernah dikabarkan berpacaran dengan Pevita Pearce. Namun hubungan keduanya harus kandas di tengah jalan. Kemudian bersandar hatinya pada Nikita Willy dan berlanjut ke pelaminan. Namun memang sempat hubungan keduanya putus nyambung. Nikita Willy menyebutkan jika alasannya putus dengan Indra Priawan saat itu karena dia mengikuti nasihat sang ayah. “Jadi kan seperti amanah papaku, tidak boleh pacaran. Nanti kalau misalkan ada ketemu jodohnya, langsung menikah saja. Jadi emang sekarang aku sedang tidak ada status dengan siapapun,” kata Nikita Willy.

Foto : Titi Rajo bersama sang suami Andre Djokosoetono

Indra adalah salah satu pemegang saham bisnis Blue Bird grup saat ini. Bahkan kabarnya saat ini, masuk dalam jajaran pemegang saham bisnis Blue Bird Group. Tak hanya itu, menjabat sebagai anak pebisnis sukses, Indra memiliki latar belakang pendidikan tak main – main. Dia diketahui lulusan Teknik Industri Universitas Indonesia dengan predikat Cumlaude. Tak sampai disitu, Indra juga melanjutkan studi masternya di Hult International Bussiness School Amerika Serikat. Disana dia mengambil jurusan bisnis Internasional spesialisasi Manajemen Proyek dan Risiko. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Hilarius Duha Berpeluang Besar Kalahkan Idealisman Dachi