Kakanwil Malut Husni Thamrin Terus Tunjukkan Komitmen Resolusi Pemasyarakatan

0
147
Foto : Kakanwil Malut Husni Thamrin

Jakarta, NAWACITAPOST – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Maluku Utara (Malut) melalui Divisi Pemasyarakatan terus menunjukan komitmennya. Terutama dalam perwujudan Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020. Satu diantaranya melalui optimalisasi kegiatan kemandirian dan peningkatan Penerimaan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan satuan kerja (satker) Pemasyarakatan. Terlebih bakal menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Karyadhika.

Foto : Kegiatan Kakanwil Kemenkumham Malut Husni Thamrin

Kepala Kanwil (Kakanwil) Kemenkumham Malut, Husni Thamrin, dalam sambutan kegiatan Bidang Pembinaan, Bimbingan Pemasyarakatan, Pengentasan Anak, Informasi dan Komunikasi menyampaikan pada 25 Agustus 2020. Pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk konsistensi dan komitmen Kanwil Kemenkumham Malut. Kegiatan bertajuk “Mewujudkan Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020, Optimalisasi Kegiatan Kemandirian dan Strategi Meningkatkan PNBP Tahun 2020”.

BACA JUGA: Agustus Gea, S.H. : Mahasiswa dan Buruh Teriak Dulu, Belum Baca UU

“Guna terciptanya sinkronisasi dan harmonisasi yang berkesinambungan dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi Pemasyarakatan di Jajaran Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku Utara,” ujar Kakanwil Husni Thamrin dalam sambutannya.

Foto : Kegiatan Kakanwil Kemenkumham Malut Husni Thamrin

Kakanwil Husni Thamrin menambahkan, saat ini jajarannya tengah memacu UPT Pemasyarakatan agar terus produktif melalui kreatifitas dan inovasi. “Saat ini Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sanana dan Lapas Perempuan Kelas III Ternate berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS-679.PK.01.05.11 Tahun 2019, ditetapkan sebagai Lembaga Pemasyarakatan Produktif. Saya mendorong kepada seluruh UPT untuk terus melaksanakan kegiatan kemandirian yang dapat meningkatkan PNBP pemasyarakatan,” kata Husni Thamrin.

Foto : Kegiatan Kakanwil Kemenkumham Malut Husni Thamrin

Husni Thamrin menuturkan. Dalam 15 Deklarasi Resolusi Pemasyarakatan 2020 berisikan pemberdayaan narapidana sebagai tenaga siap kerja, wujud dukungan masyarakat sebagai mitra strategis pelaksanaan pembinaan di Lapas melalui kegiatan industry dan optimalisasi bahan baku dari sumber daya alam dari ciri khas budaya daerah. Lalu pemanfaatan akses pasar atas produk barang atau jasa yang dihasilkan dari kegiatan industri sehingga mengasilkan potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

BACA JUGA: Yasonna Laoly Bangga Produk Narapidana, Diminta Daftarkan ke Ditjen HKI

Direktur Pembinaan Narapidana Latihan Kerja dan Produksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Hendra Ekaputra yang bertindak sebagai pemateri menyampaikan. Apresiasi kepada Kakanwil Husni Thamrin dan Kepala Divisi Pemasyarakatan, Muji Raharjo Drajat Santoso yang telah menyelenggarakan kegiatan penting ini. Menurut Hendra dilihat dari target rencana strategis dan program unggulan Ditjen Pemasyarakatan maka kegiatan yang dilaksanakan ini memiliki relevansi.

Foto : Direktur Pembinaan Narapidana Latihan Kerja dan Produksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Hendra Eka Putra, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Muji Raharjo Drajat Santoso, Kadiv Administrasi, Raymond J.H. Takasenseran, Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM, Harniati, Kadiv Keimigrasian, Filianto Akbar, para Kepala UPT Pemasyarakatan, Kakanwil Malut Husni Thamrin, Pejabat Administrator Kanwil Kemenkumham Malut dan jajaran Kanwil Kemenkumham Malut

“Indikator Kinerja Utama dalam Rencana Strategis Ditjen Pemasyarakatan diantaranya yakni presentasi narapidana yang bekerja di kegiatan industri,” tutur Hendra. Selain itu program unggulan yang terus didorong pada satuan kerja pemasyarakatan adapun lainnya. Seperti pelatihan keterampilan, pemberian hak integrasi, pemberian hak remisi, pembinaan kepribadian, kegiatan kerja produksi melalui ketahanan pangan, dan peningkatan PNBP.(Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?